Industri Otomotif Terbukti Tumbuh, CIMB Niaga Finance Terbitkan Sukuk Rp1 T Untuk Ekspansi

Kiri-Kanan: Jajaran Direksi PT CIMB Niaga Auto Finance, Martin Simorangkir Direktur, Ristiawan Direktur Utama, Imron Rosyadi Direktur Keuangan dan Strategi dan Primonanto Budi Atmojo Direktur Head Of Investment banking Mandiri Sekuritas.
Pada kesempatan yang sama, Direktur PT CIMB Niaga Sekuritas, Martin Simorangkir mengatakan, industri otomotif terbukti bisa bertumbuh dengan cepat setelah pandemi Covid-19, sehingga kondisi ini turut mendorong industri pembiayaan untuk tetap bertumbuh optimal.
"Untuk itu, kami menilai optimistis dengan aksi korporasi penawaran umum Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar I-2023 ini akan menjadi produk alternatif investasi yang menarik bagi investor saat ini," imbuhnya.
Manajemen CNAF berharap, rencana penawaran sukuk ini bisa mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 30 Januari 2023. Adapun masa penawaran awal (book building) dilakukan selama kurun 10-18 Januari 2023.
Penawaran umum (offering) sukuk digandakan pada 1-3 Februari 2023, penjatahan pada 6 Februari 2023, pendistribusian sukuk secara elektronik pada 8 Februari 2023 dan pencatatan sukuk di Bursa Efek Indonesia (BEI) diharapkan bisa terlaksana pada 9 Februari 2023.
Related News

Laba Merosot, Grup Lippo (MLPL) 2024 Catat Penjualan Rp11,4 Triliun

Susut 24 Persen, Rugi PZZA 2024 Sisa Rp72,83 Miliar

Drop 177 Persen, GTBO 2024 Berbalik Boncos USD3,21 Juta

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024