EmitenNews.com - PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) berhasil mencatat aset Rp4,9 triliun pada 2025, meningkat pesat dari tahun sebelumnya Rp3,5 triliun. Liabilitas Rp4,5 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya Rp3,4 triliun.

Sedang ekuitas tercatat Rp435 miliar, naik dari tahun sebelumnya Rp127 miliar. Kendati begitu, dari sisi usaha jumlah pendapatan emiten dikenal pengelola gerai KFC itu, mencatat pendapatan Rp4,88 triliun, naik dari tahun sebelumnya Rp4,87 triliun.

Dari sisi beban pokok penjualan, FAST berhasil melakukan efisiensi menjadi Rp1,99 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya Rp2,03 triliun. Akan tetapi, beban penjualan dan distribusi, beban umum dan administrasi, serta beban operasi lain tercatat masih membayangi kinerja usaha FAST.

Meski demikian, rugi usaha terlihat membaik dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp312 miliar pada tahun 2025. Adapun rugi tahun berjalan, FAST membukukan sebesar Rp369 miliar, berhasil turun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp789 miliar.

Pada perdagangan Jumat (17/4/2026) saham FAST ditutup melemah 2,26 persen atau turun 8 poin ke level Rp346. (*)