Intip Tokoh Besar di 18 Emiten Kena SP1 yang Resmi akan Didepak BEI
:
0
Beberapa emiten dari 18 emiten yang akan efektif didepak dari bursa karena terkena sanksi penghapusan pencatatan saham paksa (forced delisting) 10 November 2026 terkait dengan sejumlah tokoh. Foto: Emitennews.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenakan sanksi peringatan tertulis satu (SP1) kepada 18 emiten yang akan efektif didepak dari bursa karena terkena sanksi penghapusan pencatatan saham paksa (forced delisting) 10 November 2026 mendatang.
Dalam pengumuman BEI, Selasa (26/8/2026, 18 emiten tersebut merupakan bagian dari 106 emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan interim periode 30 Juni 2026 dan dikenakan sanksi SP1 BEI.
Dari 18 emiten tersebut, ternyata beberapa emiten terkait konglomerasi, tokoh masyarakat, atau keluarga pengusaha besar. Berikut emiten-emiten yang dimiliki tokoh ternama berdasarkan data yang dihimpun Emitennews.com, Kamis (27/8/2026).
A. Kelompok Perusahaan Pailit
1. PT Sri Rejeki Isman Tbk / Sritex (SRIL)
SRILL terkait dengan Keluarga Lukminto. HM Lukminto sebagai pendiri, dilanjutkan oleh anak-anaknya seperti Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto.
Keluarga Lukminto merupakan salah satu konglomerat tekstil terbesar di Asia Tenggara asal Solo, Jawa Tengah. Selama ini Sritex dikenal luas sebagai produsen seragam militer untuk berbagai negara NATO dan perusahaan publik papan atas sebelum akhirnya diputus pailit oleh PN Niaga Semarang.
2. PT Cowell Development Tbk (COWL)
COWL dimiliki Keluarga Jan Darmadi melalui kepemilikan PT Gama Lease dan entitas terafiliasi. Jan Darmadi adalah pengusaha senior Indonesia yang pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2015–2019 di era Presiden Joko Widodo.
COWL merupakan pengembang properti berpengaruh yang menggarap berbagai proyek perumahan dan komersial seperti Plaza Atrium Senen dan Plaza Central.
Related News
Bebas HSC, Saham ini Menjadi Incaran Para Konglo
Penjualan Ekspor Melonjak 53%, Laba Bersih CBUT Melesat 302% Per Juni
Baru Dibuka Lagi, Saham Ngegas Ini Disambut Penurunan Tajam hingga ARB
6 Saham Terindikasi UMA BEI: 3 Terhuyung, 3 Lain Masih Ngotot Naik!
Perkuat Keberlanjutan, AVIA Sodorkan Sustainability Strategy
TMPO dan 2 Saham ARA Beruntun Ini Kompak Disegel BEI





