EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan kemarin (20/4/2026). Melemah 0,52 persen atau turun 39,89 poin ke level 7.594. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak fluktuatif dengan rentang 7.570 hingga level tertinggi harian di 7.692 sebelum akhirnya berakhir di zona merah.

Seluruh indeks sektoral tercatat mengalami pelemahan dan menekan pergerakan IHSG. Sektor properti mencatat penurunan terdalam sebesar 2,04%, diikuti sektor energi yang turun 1,34% dan sektor teknologi yang melemah 1,29%. Pelemahan merata di seluruh sektor mencerminkan tekanan jual yang dominan sepanjang perdagangan.

Kendati demikian, investor asing terpantau masih mencatatkan optimisme pada perdagangan pada sesi II kemarin. Berdasarkan data aktivitas transaksi lewat aplikasi Ajaib Sekuritas, investor asing membukukan net buy sebesar Rp380,73 miliar. Angka ini diperoleh dari total pembelian senilai Rp5,82 triliun yang melampaui total penjualan sebesar Rp5,44 triliun.

Sektor komoditas menjadi daya tarik utama bagi aliran dana mancanegara. Saham emiten sawit, yaitu PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), memimpin volume pembelian dengan total nilai transaksi mencapai sekitar Rp201,69 miliar. Menyusul di posisi kedua, emiten mineral PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga mencatatkan akumulasi besar dengan nilai pembelian sekitar Rp136,36 miliar.

Selain komoditas, sektor teknologi dan telekomunikasi tidak luput dari pantauan asing. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatatkan nilai pembelian yang sangat signifikan, yakni sebesar Rp165,69 miliar. Sementara itu, emiten e-commerce PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp13,81 miliar.

Berikut adalah rincian estimasi nilai pembelian investor asing pada top 7 saham:
• SSMS: Rp201,69 Miliar
• TLKM: Rp165,69 Miliar
• BRMS: Rp136,36 Miliar
• BREN : Rp272,51 Miliar
• BUKA: Rp13,81 Miliar
• BIPI : Rp11,87 Miliar
• BNBR : Rp10,33 Miliar