Investor Sorot Patriot Bond, IHSG Cenderung Koreksi
:
0
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan sesi 2, Jumat 26 Juni 2026. Photo/Rizki EmitenNews.com
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street akhir pekan lalu ditutup melemah. Investor melakukan rotasi dari sektor teknologi ke sektor defensif. Saham chip melemah setelah OpenAI mempertimbangkan untuk menunda initial public offering (IPO) hingga tahun depan menyusul performa buruk saham SpaceX.
Penundaan IPO itu, menimbulkan kekhawatiran mengenai kemampuan OpenAI dalam mempertahankan tingkat investasi infrastruktur karena pendanaan dari pasar modal tertunda. Selain itu, dapat memperlambat laju belanja infrastruktur AI selama ini menjadi pendorong utama permintaan chip semikonduktor, dan pembangunan pusat data.
Investor akan mencermati lalu lintas kapal tanker Selat Hormuz, sehubungan dengan pergerakan harga minyak, setelah kembali terjadi bentrokan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran. Pekan ini, akan rilis sejumlah data penting AS, yaitu data pasar tenaga kerja, PMI manufaktur, factory orders, dan indeks harga rumah. Sedang Euro Area akan rilis data inflasi.
Investor domestik akan mencermati data ekonomi seiring rilis S&P Global Manufacturing PMI, neraca perdagangan, dan inflasi. Investor juga mencermati perkembangan penerbitan Patriot Bonds, dan Merah Putih Bonds. Di mana, Pemerintah mengimbau dan menyasar para pemilik modal besar untuk menempatkan dana pada dengan batas waktu 6 bulan tanpa paksaan.
Penerbitan obligasi itu, menjadi salah satu upaya Pemerintah menarik investasi, namun di sisi lain direspons negatif karena dianggap memicu pelemahan penegakan hukum keuangan akibat adanya imunitas. Secara teknikal, IHSG diperkirakan menguji level support 5.700, dan resistance 5.800.
Menilik data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan para investor untuk mengoleksi sejumlah saham unggulan berikut. Yaitu, Indosat Ooredoo (ISAT), United Tractors (UNTR), Mark Dynamics (MARK), Sumber Alfaria alias Alfamart (AMRT), dan Panin Financial (PNLF). (*)
Related News
IHSG Dibuka Naik di Awal Pekan Meski Sentimen Rupiah & BI Jadi Sorotan
Bikin HGBT Tak Optimal, Kemenperin Usul Cabut AGIT
IHSG Kembali Loyo, Borong Saham BBRI, BBCA, BBNI, dan BFIN
Efisiensi Pasar Modal, Bima Registra Luncurkan Sistem e-RUPS BIME1
Pangsa Pasar Mobil China di Eropa Tembus 10 Persen, Jerman PHK Massal
Bahlil Tantang Kampus Garap Proyek Kompor Listrik Senilai Rp600 Miliar





