IOTF Catat Pendapatan Naik 12%, Bidik Transformasi AI Segera Rampung
:
0
Fox Logger, jenama yang erat dengan emiten PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF). Foto: IOTF
EmitenNews.com - PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) berhasil membukukan kinerja positif pada semester I 2026. Emiten yang dikenal dengan jenama Fox Logger ini mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 12% dibandingkan semester I 2025.
Sejalan dengan itu, laba kotor juga meningkat 20% secara year on year di tengah perlambatan aktivitas ekonomi di sejumlah sektor, tekanan daya beli, hingga pelemahan nilai tukar rupiah.
CEO IOTF, Alamsyah mengatahkan pertumbuhan tersebut merupakan cerminan resiliensi model bisnis perseroan di bidang teknologi. Bersamaan dengan itu, IOTF membidik ekspansi implementasi AI di perseroan rampung hingga pertengahan tahun 2028.
Targetnya, menyasar 90% komposisi tenaga kerja pada level supervisor dan manager, dengan dukungan sistem AI yang mengotomasi berbagai aktivitas administratif dan operasional yang bersifat repetitif.
“Transformasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kegiatan operasional dan proses bisnis hingga 45 persen, mempercepat pengambilan keputusan manajemen melalui pemanfaatan data secara real time, meningkatkan kepuasan serta retensi pelanggan, sekaligus memperkuat citra Fox Logger sebagai perusahaan teknologi yang mengedepankan inovasi dalam menyederhanakan proses bisnis pelanggan,” ujar Alamsyah dalam keterangan resmi, Selasa (28/7).
Sejalan dengan target tersebut, perseroan optimistis penerapan AI tidak hanya meningkatkan produktivitas internal, melainkan juga mampu memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi perkembangan industri teknologi yang kian dinamis.
Langkah strategis ini juga sejalan dengan arah Perseroan untuk menjadi pelopor solusi Internet of Things (IoT) transportasi darat yang semakin mengandalkan kecerdasan buatan dalam menghadirkan layanan yang lebih cepat, akurat, dan bernilai tambah bagi pelanggan.
“Dengan fondasi teknologi yang terus diperkuat, Fox Logger optimistis mampu menciptakan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan sekaligus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.
Pada perdagangan intraday Selasa (28/7), saham IOTF bergerak stagnan di level Rp52. Dalam sebulan terakhir, saham IOTF tercatat menguat tipis 1,96% atau naik 1 poin.
Related News
Laba BUKK Anjlok 38,53 Persen Jadi Rp221,24 Miliar di Semester I-2026
Entitas Ini Borong Lagi Saham IMPC, Genggam 39,73 Persen
GMFI Ketok Kuasi Reorganisasi, Hapus Saldo Laba Negatif USD512,9 Juta
3 Saham Kompak Tertekan UMA BEI
2 Saham Ngebut 4 Hari Beruntun, Lepas Suspensi Lanjut ARA Lagi!
SFAN Realisasikan Penyertaan Modal ke Entitas Crowdfunding





