Jadi Anggota Terbaru HSC, Intip Perkembangan Terbaru Kinerja MDIA
:
0
Kinerja terbaru PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), induk usaha pengelola stasiun televisi ANTV yang menjadi anggota terbaru saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi (HSC). Foto: MDIA.
EmitenNews.com - PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), induk usaha pengelola stasiun televisi ANTV menjadi anggota terbaru saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi (HSC).
Keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Selasa (18/8/2026) menyebutkan 94,31% saham MDIA dikuasai oleh sejumlah pemegang saham tertentu, baik dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat.
Kinerja MDIA yang berada di bawah kendali konglomerasi Grup Bakrie (Keluarga Bakrie) ini sampai kuartal pertama 2026 masih bergelut dengan kerugian. Namun, hingga berakhirnya bulan Juni 2026 sampai saat ini, MDIA belum menyampaikan laporan keuangan kuartal II 2026 atau Semester I 2026.
Berdasarkan data yang diperoleh Emitennews.com, Selasa (18/8/2026), MDIA mengantongi pendapatan sebesar Rp141,71 miliar pada Kuartal I-2026. Pendapatannya mengalami penurunan sekitar minus 15,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp167,02 miliar.
Penurunan ini dipengaruhi oleh dinamika pergeseran belanja iklan dari media penyiaran televisi konvensional ke platform digital.
Namun jika dilihat rugi bersih MDIA justru mengalami penurunan. Emiten Bakrie ini di kuartal I 2026 memukukan rugi bersih sebesar Rp8,3 miliar. Dari sisi kinerja bottom-line ini menunjukkan penurunan rugi yang sangat signifikan atau membaik minus 85,8% dibandingkan rugi bersih periode tahun sebelumnya yang mencapai Rp58,3 miliar.
Berkurangnya rugi bersih hingga mendekati titik impas ini didorong oleh program efisiensi beban usaha atau beban operasional turun ke Rp127,44 miliar serta penurunan signifikan pada beban keuangan/non-operasional neto.
Pengumuman sebagai penghuni baru HSC keluar di tengah suspensi perdagangan MDIA yang kedua kalinya dalam sebulan terakhir. BEI memberlakukan penghentian perdagangan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi Pra-Pembukaan 13 Agustus 2026 karena adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Sebelumnya pada 5 Agustus 2026 MDIA juga pernah disuspend dengan alasan serupa. Padahal pergerakan sahamnya tengah kencang. Pada 29 Juli 2026 MDIA masih parkir di Rp130. Sehari kemudian, 30 Juli 2026, saham ini ARA 34,62% ke Rp175.
Momentum penguatan berlanjut hingga 12 Agustus 2026. MDIA ditutup di Rp280 atau sudah melesat 115,38% dalam 10 hari bursa dengan nilai transaksi saat ditetapkan suspensi mencapai Rp277,20 miliar.
Related News
KAQI Gaspol Ekspansi! Buka Cabang Baru di Kudus, Jawa Tengah
Bos Emiten Kabel Laut (KETR) Tampung Saham Divestasi Pengendali Rp9,6M
AMMN Karungkan Laba USD504 Juta H1 2026, Utang Bersih Drop 13 Persen
BEI Jerat Suspensi Enam Saham dengan Alasan Tertentu, Kapan Dibuka?
Lepas Suspensi Masuk FCA, 2 Saham Ini Kontras Harganya Naik dan Ambrol
2 Saham Penyandang UMA Masih Ngotot Ngegas, 1 Mentok ke Harga Atas





