Jadi Budaya Kerja, Kementerian BUMN-FHCI Rayakan HUT ke-3 AKHLAK
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah). dok. Kementerian BUMN.
EmitenNews.com - Pemerintah memperkuat penerapan nilai-nilai AKHLAK di lingkungan Grup BUMN. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerja sama dengan Forum Human Capital Indonesia (FHCI), merayakan ulang tahun ke-3 AKHLAK, Selasa (5/9/2023). AKHLAK menjadi budaya kerja, jadi bukan sekedar slogan.
Kegiatan ini yang dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN Rosan Roeslani, Deputi SDM & TI Kementerian BUMN Tedi Bharat itu, wujud komitmen nyata dari Kementerian BUMN dan BUMN untuk memperkuat dan memperluas penerapan nilai-nilai AKHLAK di lingkungan Grup BUMN.
Penting dicatat, lewat nilai-nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal Adaptif, dan Kolaboratif ini, Kementerian BUMN, FHCI, dan seluruh BUMN dapat memperkuat integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, dan mendorong inovasi dalam menghadapi perubahan yang cepat.
"Revolusi mental sangatlah penting untuk mendorong transformasi dalam meraih kesuksesan," kata Erick Thohir.
Jadi budaya kerja
Asal tahu saja, sejak diperkenalkan, AKHLAK telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kerja dan perilaku sehari-hari di lingkungan Grup BUMN.
Nilai-nilai AKHLAK resmi menjadi nilai inti BUMN sejak 1 Juli 2020 melalui Surat Edaran Menteri BUMN BUMN Nomor SE-7/MBU/07/2020 tentang Nilai-Nilai Utama (Core V alues) SDM BUMN.
Menteri Erick Thohir memastikan, AKHLAK lebih dari sebatas slogan, namun harus tertanam di keseharian secara konsisten, baik dalam pekerjaan maupun dalam lingkup yang lebih luas.
"Penerapan nilai AKHLAK diharapkan dapat memfasilitasi transformasi sumber daya manusia di BUMN untuk meningkatkan daya saing," urai Ketua Umum PSSI itu.
Related News
Harga Avtur Melonjak Tajam, Pemerintah Izinkan Tiket Pesawat Naik
Harga Emas Turun karena Ancaman Terbaru TrumpĀ
Ekonomi AS di Atas Ekspektasi, Ini yang akan Terjadi dengan Harga Emas
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp26.000 Per Gram
Tekan Defisit, Ini Saran Jitu Jusuf Kalla
Investasi Jepang, DPR Ingatkan Implementasi Lapangan





