EmitenNews.com - PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk. (JTPE) akan membagikan dividen tunai Rp210,6 miliar untuk tahun buku 2025. Perseroan juga menyiapkan belanja modal Rp100 miliar pada 2026 untuk modernisasi dan ekspansi.

Keputusan dividen disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Jumat (29/5/2026). Dividen setara 60 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, atau nominalnya setara Rp31 per saham.

Direktur Keuangan JTPE, Lukito Budiman dalam Paparan Publik seusai RUPST mengatakan, "Sebanyak 60 persen dari keuntungan dari tahun 2025 dibagikan sebagai dividen, sisanya untuk ekspansi usaha.”

Rasio pembayaran dividen turun dari sekitar 70 persen pada tahun buku sebelumnya. Namun secara nominal naik dari Rp24 per saham menjadi Rp31 per saham.

"Kalau dari nilainya lebih besar dari tahun lalu dimana sekarang Rp31 per lembar karena keuntungan kami di tahun 2025 meningkat," kata Lukito.

Mengacu laporan keuangan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp351,44 miliar. Capaian ini melesat 47,68 persen dibandingkan Rp237,97 miliar pada 2024.

Sepanjang 2025, JTPE membukukan pendapatan Rp2,8 triliun, tumbuh 32 persen secara tahunan. Pertumbuhan ditopang segmen sekuriti meliputi kartu identitas, kartu pembayaran, perlindungan merek, dan produk lainnya. Laba kotor tercatat Rp713 miliar dan EBITDA tumbuh menjadi Rp601 miliar.

Anggaran Belanja Modal Senilai Rp100 Miliar untuk Tahun 2026

Untuk 2026, Direktur Utama JTPE, Allan Wibisono Oei, mengatakan perseroan mengalokasikan capital expenditure (capex) senilai Rp100 miliar. Dana difokuskan untuk peremajaan dan modernisasi mesin produksi serta pengadaan mesin baru yang mendukung ekspansi ke lini bisnis security printing dan digital security.

“Kami mengalokasikan capex sekitar Rp100 miliar. Prioritasnya untuk peremajaan mesin, modernisasi fasilitas produksi yang sudah ada, serta pengadaan mesin-mesin untuk mendukung ekspansi usaha,” ujar Allan.