Jawab Isu Kenaikan Harga BBM Subsidi, Menteri ESDM Pastikan tak Mungkin Bebani Masyarakat
:
0
EmitenNews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyatakan pemerintah tidak mungkin membebani masyarakat. Ia menepis isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi hingga Liquified Petroleum Gas (LPG) tiga kilogram, yang terus berkembang di masyarakat. Arifin menegaskan, fokus pemerintah saat ini memastikan agar pasokan BBM dan LPG terjaga dengan baik di tengah tingginya harga komoditas energi.
Dalam keterangannya Sabtu (16/4/2022), Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, berbagai evaluasi terus dilakukan pemerintah, termasuk penyaluran BBM dan LPG tepat sasaran sehingga menghasilkan efisiensi yang dapat mengurangi beban subsidi energi. "Kami akan melakukan evaluasi, tidak mungkin kami membebankan masyarakat dengan beban yang demikian berat secara drastis."
Evaluasi yang dilakukan, yakni melakukan validasi data kependudukan pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). PT Pertamina (Persero) juga sudah melakukan proses digitalisasi sistem pengisian BBM di SPBU. Selain itu, pengawasan langsung dan sanksi terhadap penyalahgunaan BBM subsidi.
Menurut Arifin, pemerintah terus melakukan berbagai upaya secara internal, yaitu bagaimana agar penyaluran BBM tepat sasaran sehingga terjadi efisiensi yang bisa mengurangi beban keuangan negara.
Satu hal, masyarakat didorong berperilaku hemat energi dan membangun kesadaran untuk dapat memanfaatkan energi seefektif mungkin. Kemudian yang kedua, kata Menteri ESDM, secara eksternal, Indonesia harus bisa mengimbau OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries/organisasi negara-negara pengekspor minyak bumi) untuk bisa menambah kuota produksinya. ***
Related News
Trump Sesumbar Selat Hormuz akan Jadi Wilayah AS
Lunasi Obligasi 7 September, Bank SulutGo Alokasikan Dana Rp750 Miliar
APBN 2027 Target Pertumbuhan 6%, Asumsi Rupiah Rp17.500/USD
Di Sidang MPR, Prabowo akan Usut Direksi BUMN 32 Tahun ke Belakang
Di Sidang MPR Presiden Ungkap Keberhasilan Swasembada 8 Komoditas
Emas Antam Turun Rp36 Ribu Terimbas Profit Taking Global





