Jinlong Caplok 1,03 Miliar Lembar, Saham FITT Langsung Meroket
Pengurus Hotel Fitra kala menjelaskan perkembangan kinerja perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Rencana akuisisi Hotel Fitra International (FITT) memasuki babak baru. Jinlong Resources Investment, calon pengendali baru, telah meneken perjanjian jual beli saham bersyarat dengan pengendali lawas. Yaitu, Gloria Inti Nusantara, Hendra Sutanto, dan Richard Suwandi Lie.
Berdasar perjanjian itu, disepakati para penjual akan mendivestasi 627 juta lembbar atau sekitar 48,07 persen dari total saham telah dikeluarkan perseroan. Kondisi itu, akan menyebabkan perubahan pengendalian terhadap perseroan. ”Perjanjian telah diteken pada 9 Desember 2025,” tegas Joni Rizal, Direktur Utama Hotel Fitra.
Pelaksanaan penyelesaian atas saham penjual sehubungan dengan rencana pengambilalihan akan dilakukan setelah dipenuhinya persyaratan pendahuluan berdasar perjanjian, dan kesiapan administratif dari para pihak. Selain saham penjual, Jinlong juga berencana melakukan pembelian tambahan saham perseroan dari sejumlah pihak.
Dengan demikian, kalau skenario tidak meleset atau berjalan mulus, total kepemilikan Jinlong menjadi maksimal 1.032.397.500 saham perseroan atau sekitar 79,16 persen dari seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan. Saat ini, Jinlong tidak memiliki saham Hotel Fitra baik langsung maupun tidak langsung.
Selanjutnya, akan dilaksanakan kalau para pihak mencapai kesepakatan final mengenai aspek usaha, komersial, finansial, pajak, legal, seluruh syarat-syarat pendahuluan telah terpenuhi, dan ketentuan-ketentuan material sebagaimana akan diatur dalam suatu perjanjian jual beli bersyarat akan diteken para pihak.
Sebagai calon pengendali baru Hotel Fitra, Jinlong mengklaim rencana pelaksanaan penawaran tender wajib sesuai ketentuan POJK No. 9/2018. Aksi korporasi tersebut akan dilakukan kalau transaksi akuisisi sudah rampung. Jinlong Resources menjalankan kegiatan aktivitas perusahaan holding. Perusahaan tersebut berkantor di Noble House, Kuningan, Jakarta.
Menyusul aksi perkembangan terbaru tersebut, saham Hotel Fitra sepanjang perdagangan Kamis, 11 Desember 2025 melejit 35 poin alias 5,22 persen menjadi Rp705. Enam bulan terakhir, saham Hotel Fitra meroket 411 poin alias 139,80 persen dari edisi 16 Juli 2025 di level Rp294 per lembar. (*)
Related News
Makin Bengkak, Sepanjang 2025 JGLE Defisit Rp815 MiliarĀ
Perkuat Modal, NICE Tarik Pinjaman dari Bank UOB Rp100 Miliar
Tumbuh Minimalis, BRIS 2025 Tabulasi Laba Rp7,56 Triliun
Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Peran Sebagai Mitra Pemerintah
CBDK Raup Marketing Sales Rp430 Miliar, Ini Segmen Penyumbang Terbesar
Pasok Energi, PTBA Perkuat Ekosistem Hilirisasi Bauksit





