Kakak Tertua Diusung Kembali Jadi CEO SIDO, Transisi Gen Ke-4 Dimulai!
Potret Irwan Hidayat (Tengah Kiri), Kakak Sulung Generasi Ke-3 Pewaris Sido Muncul bersama generasi penerus. Foto: EmitenNews.
Komisaris: Prof. Lindawati Gani
Irwan mengemukakan, dirinya akan menjadi Direktur Utama terakhir alias penutup dari generasi ketiga sebelum estafet kepemimpinan diserahkan kepada generasi berikutnya.
“Saya akan menjadi CEO SIDO terakhir dari generasi ketiga untuk mewakili seluruh keluarga Hidayat menyerahkan SIDO kepada generasi penerus,” tegas Irwan.
Ia menambahkan, dalam satu tahun ke depan, manajemen akan fokus mempersiapkan fondasi perusahaan sebelum transisi penuh dilakukan.
“Kami berlima selama setahun ini akan mempersiapkan SIDO sebaik mungkin untuk diserahkan kepada generasi penerus,” lanjut Irwan.
Sejumlah agenda strategis telah disiapkan, antara lain peningkatan transparansi perusahaan, efisiensi pengadaan melalui sistem monitoring dan inventory adjustment, ekspansi pasar ekspor hingga pembangunan kantor marketing di Filipina, Nigeria, China, India, hingga Saudi Arabia.
Irwan juga memaparkan akan rencana peningkatan penjualan produk suplemen, hingga kampanye literasi keuangan melalui gerakan menabung saham kepada khalayak dan tentunya karyawan.
Sebelumnya, Irwan menuturkan efisiensi dilakukan melalui pengelolaan stok, dari sebelumnya 2–3 bulan menjadi sekitar 21 hari, guna menekan kebutuhan modal kerja tanpa mengorbankan pangsa pasar yang dijaga di kisaran 72%.
Dengan kombinasi restrukturisasi manajemen, efisiensi operasional, dan persiapan suksesi, Sido Muncul berupaya menjaga kesinambungan bisnis di tengah transisi generasi kepemimpinan.
Related News
Jelang Delisting, Mantan Dirut Telkom Mundur dari Indointernet (EDGE)
Jaga Penjualan PC dan Notebook Tetap Solid, Laba MTDL Naik 10 Persen
Turnaround Kinerja TPIA, Balikkan Rugi Jadi Laba di 2025
BCAP Cetak Laba Rp278 Miliar Pada 2025, Pendapatan Naik 16,2 Persen
Grup Pelindo (IPCC) Toreh Laba Rp256M, Tertinggi Sepanjang Sejarah!
OMED Catat Pertumbuhan Penjualan di 2025, Laba Bersih Naik 13,9 Persen





