Karya Pacific Tender Sukarela Saham IATA Rp99 per Lembar
Aktivitas pertambangan di konsesi milik MNC Energy. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Karya Pacific Investama menyiapkan dana taktis Rp53 miliar. Dana terssebut diplot untuk penawaran tender sukarela 535,38 juta saham MNC Energy (IATA). Rencana penyerapan saham setara 1,71 persen itu, dibalut harga pelaksanaan Rp99 per eksemplar.
Harga penawaran tersebut ditetapkan dengan memperhatikan harga rata-rata dari harga tertinggi perdagangan harian saham selama 90 hari terakhir. Kalau sesuai skenario, Karya Pacific akan mengempit 15,79 miliar lembar alias 50,50 persen saham MNC Energy.
Oleh sebab itu, setelah transaksi tuntas, Karya Pacific dikecualikan dari kewajiban untuk melaksanakan penawaran tender wajib. Selanjutnya, Karya Pacific berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan, dan pengembangan kegiatan usaha perseroan untuk mencapai pertumbuhan positif dalam pendapatan, marjin, dan aset.
Karya Pacific meyakini dapat membantu perusahaan untuk mencapai pertumbuhan finansial maupun operasional yang diharapkan oleh semua pihak, termasuk pemegang saham minoritas. Karya Pacific belum memiliki rencana untuk melakukan perubahan manajemen perseroan.
Termasuk belum ada rencana melakukan perubahan atas ketentuan hubungan ketenagakerjaan dari karyawan, atau rencana go-private perseroan, setelah pelaksanaan penawaran tender sukarela. Dengan demikian, periode, dan jadwal pelaksanaan tender sukarela menjadi sebagai berikut.
Yaitu, periode penawaran tender sukarela 5 Februari hingga 6 Maret 2026. Penjatahan pada 9 Maret 2026. Pengembalian saham yang tidak dibeli pada 12 Maret 2026. Periode tanggal pembayaran pada 13 Maret 2026. (*)
Related News
Usai Alihkan Jutaan Lembar, Saham WIIM Terus Melambung?
Dapen Bank Jateng Kembali Bermanuver, Saham YOII Terjun Bebas
Ikuti Regulasi, Danantara AM Lepas 3,74 Miliar Saham GIAA
Konversi, SDMU Tuntaskan Private Placement Rp61,35 Miliar
Operasional Hauling Road Jadi Fondasi Kinerja RMKE 2026
Investor DEWA Lepas 400 Juta Saham Senilai Rp232,4 Miliar Harga Bawah





