EmitenNews.com - Kreatif Media Karya terus memborong saham Bukalapak (BUKA). Teranyar, sang pengendali perseroan tertangkap menjala 4.495.645.533 helai alias 4,49 miliar lembar. Transaksi penambahan saham itu, telah dipatenkan pada 19-20 Februari 2026. 

Transaksi akumulasi tersebut dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp150 per saham. Dengan skema harga itu, Kreatif Media dipaksa merogoh dana taktis senilai Rp674,34 miliar. Sebagai konsekuensi dari transaksi itu, koleksi saham Bukalapak dalam pangkuan Kreatif Media makin menebal.

Tepatnya, menjadi 56,32 miliar eksemplar alias selevel dengan 44,91 persen. Menanjak 4,36 persen dari episode sebelum transaksi dengan koleksi 41,82 miliar lembar. Koleksi saham Kreatif Media sebelum transaksi itu, setara dengan porsi 40,55 persen. 

Manajemen Bukalapak beralasan transaksi sang pengendali perseroan itu untuk kepentingan investasi. Manuver Kreatif Media tersebut belum mampu mendongkrak saham perseroan. Sepanjang perdagangan pagi ini, saham Bukalapak terpantau bergerak stagnan di k?saran Rp148. 

Bahkan, sepanjang enam bulan terakhir, saham Bukalapak lebih banyak berkutat di zona merah. Tak heran, selama periode itu, saham Bukalapak terpangkas 35 poin alias 19,13 persen dari edisi 25 Agustus 2025 di posisi Rp183 per eksemplar. (*)