Kasus RDN, OJK Pastikan Infrastruktur IT BCA Aman
:
0
Ilustrasi Sejumlah ATM milik BCA.
EmitenNews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak menemukan insiden terhadap infrastruktur teknologi informasi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dalam kasus pembobolan dana nasabah PT Panca Global Sekuritas senilai puluhan miliar.
Dalam kasus ini BCA merupakan mitra dari Panca Global sebagai penyedia layanan Rekening Dana Nasabah (RDN).
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan regulator telah melakukan investigasi kepada BCA maupun kepada Panca Global Sekuritas. Hasilnya tidak ditemukan kesalahan dalam sistem TI BCA.
"Terkait insiden RDN telah dilakukan penelitian dan dipastikan tidak terdapat insiden pada infrastruktur IT BCA," ujarnya, hari ini.
Meski demikian, Dian tidak menjabarkan lebih detail di mana celah pembobolan dana nasabah sekuritas tersebut terjadi. Dia juga belum menjabarkan langkah lanjutan terkait dengan kasus ini.
Dian menegaskan bahwa OJK telah memberikan pembinaan kepada seluruh bank untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindakan fraud terkait transaksi keuangan nasabah khususnya RDN.
Selain itu juga telah dilakukan koordinasi dengan bank tujuan dalam rangka pemblokiran rekening untuk penyelamatan dana nasabah.
"OJK menekankan bahwa perlindungan dana nasabah merupakan prioritas utama. Oleh karena itu kami meminta Bank memperkuat penerapan know your customer (KYC), sistem keamanan perbankan, serta integrasi dengan perusahaan efek yang menjadi mitra pembukaan RDN," ujarnya.
Kasus ini bermula dari sejumlah pemberitaan bahwa seorang nasabah Panca Global Sekuritas telah kehilangan dana Rp70 miliar dengan melibatkan RDN BCA.
Namun, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) selaku induk dari Panca Global Sekuritas menyatakan jumlah kerugian tidak mencapai angka yang diberitakan.
Related News
Haji Isam dan Melejitnya Saham Emiten Low Tuck Kwong (BYAN)
Sumi Kabel (IKBI) Proyeksikan Sales USD266 Juta, Juni Baru Segini
PGEO Pacu Pengembangan Proyek Panas Bumi di 4 Wilayah, Ini Daftarnya
Adu Kinerja Emiten Restoran Cepat Saji; FAST, PTSP dan CSMI
Emiten Bar SCBD Milik Hapsoro (LUCY) Diborong HP, Sempat Kuasai 20,86%
Emiten Putri Haji Isam (FAST) Raup Pendapatan Rp2,7T, Pangkas Rugi 59%





