ke India dan Timur Tengah, Menhub Jajaki Kerjasama Peningkatan Konektivitas Laut dan Udara
EmitenNews.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hari ini memulai lawatannya ke India, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UAE), dan Qatar untuk menjajaki sejumlah peluang kerja sama.
“Kunjungan kami dalam rangka menjajaki peluang kerja sama di sektor transportasi, dalam rangka meningkatkan konektivitas penerbangan dan laut baik di dalam maupun luar negeri, dan sekaligus mencari mitra strategis untuk pengembangan bandara dan pelabuhan di Indonesia,” ujar Menhub, Rabu (14/12).
Dalam kunjungan kerjannya selama 6 (enam) hari yang dimulai hari ini sampai dengan Selasa (20/12), Menhub akan melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak. Di India, Menhub akan bertemu dengan pimpinan perusahaan internasional di India yaitu Adani Group, yang juga menjadi pengelola Bandara Internasional Mumbai. Selain itu, Menhub juga akan bertemu dengan pimpinan GMR Group, sebuah perusahaan multinasional yang berada di New Delhi. GMR Group merupakan salah satu perusahaan yang menjadi pengelola Bandara Kualanamu, Medan berkonsorsium dengan Aeroports de Paris Group (ADP) asal Perancis.
Selanjutnya, di Arab Saudi, Menhub dijadwalkan bertemu dengan Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi Tawfiq Al-Rabiah, Menteri Transportasi dan Logistik Saleh Al-Jasser, dan direksi maskapai Saudi Arabia.
Kemudian di UAE, Menhub akan menemui CEO Dubai Port (DP) World Sultan Ahmed bin Sulayem, yang merupakan perusahaan logistik multinasional yang berada di Dubai. Selain itu, Menhub juga dijadwalkan akan bertemu dengan direksi maskapai Etihad.
Sedangkan di Qatar, Menhub diagendakan bertemu dengan Menteri Transportasi dan Komunikasi Qatar Jassim Saif Ahmed Al Sulaiti, direksi Qatar Airways, dan pimpinan Qatar Investment Authority, sebuah lembaga investasi terbesar di dunia yang berada di Doha.
Pada kunker ini, turut hadir bersama Menhub, Dirjen Perhubungan Udara Maria Kristri Endah Murni, dan Dirut AP II Muhammad Awaluddin.(fj)
Related News
Bos BEI Sebut Ada Dua IPO Lighthouse di Awal 2026, Siapa Saja?
Beda Nasib Dua Saham Penghuni Terlama Papan Pemantauan Khusus
Melihat Lagi Gerak DCII dan DSSA, Saham dengan Harga Tertinggi per Lot
Ungguli Bursa Malaysia, IHSG Terbaik Ketiga ASEANĀ
POPSI Khawatir Kenaikan Pungutan Ekspor Lemahkan Daya Saing Sawit RI
TKDN Industri Hulu Migas Hingga 2025 Setara Rp388 Triliun





