Kebutuhan Rata-Rata Anggaran Jadi Acuan Buffer Pemerintah di BI
:
0
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan nilai ideal dari dana mengendap pemerintah di Bank Indonesia (BI) bergantung pada volatilitas kebutuhan
EmitenNews.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan nilai ideal dari dana mengendap pemerintah di Bank Indonesia (BI) bergantung pada volatilitas kebutuhan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Kalau ditanya berapa dana yang paling pas untuk disimpan pemerintah, ini tentunya sangat tergantung sekali dengan situasi dan kondisi," kata Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti dalam taklimat media, di Jakarta, Jumat.
Menurutnya, salah satu faktor penting yang perlu dilihat adalah volatilitas kebutuhan APBN pada tahun berjalan, dengan kebutuhannya dirinci untuk tiap-tiap bulan anggaran.
Usai rincian kebutuhan didapatkan, nilai rata-ratanya bisa menjadi acuan untuk menghitung jumlah bantalan atau buffer yang aman untuk disiapkan oleh pemerintah.
"Kita bisa lihat rata-ratanya, baru bisa kita tentukan yang aman kita harus punya buffer berapa triliun. Dari situ kita baru tahu uang yang paling pas untuk kita taruh di bank supaya tidak mengendap, tetapi juga kita tidak kekurangan uang pada saat dibutuhkan," kata dia lagi.(*)
Related News
Didukung China, Menkeu Umumkan Panda Bond USD1 Miliar Terbit 23 Juli
Rupiah Jauhi Level 18.000 per USD Hari Ini
Kemenkeu Siapkan Jurus Ini Jaga Stabilitas Keuangan Semester II
Pasar Saham Asia Bangkit Saat Iran Isyaratkan Terima Gencatan Senjata
Harga Emas Dunia Tertahan Konflik, Emas Antam Melemah Rp9.000
Hang Seng Stabil, Sektor Teknologi Dongkrak Shanghai





