Kejati Garap Direktur AALI, Telisik Ini Kasusnya
:
0
Salah satu perkebunan kelapa sawit di daerah kalimantan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati), Sulawesi Tengah (Sulteng), bakal memeriksa Tingning Sukowignjo. Pemeriksaan Director/Chief Financial Officer and Corporate Secretary Astra Agro Lestari (AALI) itu, akan dilakukan Kamis, 21 November 2024. Sebelumnya, Kajati Sulteng telah memeriksa Arief Catur Irawan, Direktur Operasional Astra Agro.
Pemeriksaan itu, berkenaan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), dan Korupsi bidang industri perkebunan kelapa sawit melalui beberapa anak usaha. Yaitu, Rimbunan Alam Semesta (RAS) Morowali Utara (Morut), Agro Nusa Abadi (ANA) Morut, dan Sawit Jaya Abadi (SJA) Poso.
Selain itu, tim penyidik Kejati Sulteng juga menjadwalkan memeriksa Rujito Purnomo, mantan Direktur Astra Agro. Kedua soso penting itu, diperiksa atas dugaan korupsi industri perkebunan kelapa sawit melalui anak usaha yaitu Rimbunan Alam Sentosa (RAS) di Morowali Utara.
Astra Agro melalui RAS, diduga mencaplok lahan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV Morowali Utara. Tindakan itu, diduga telah merugikan keuangan negara kurang lebih Rp79 miliar. “Kerugian mencapai Rp79 miliar dari satu komponen,” tegas Kajati Sulteng Bambang Hariyanto, melalui Kasi Penkum Laode Sofyan, kepada awak media beberapa waktu lalu.
PT RAS diduga beroperasi di atas lahan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN XIV sejak 2009. Sebelumnya, tim penyidik Kejati telah memeriksa beberapa orang. Yaitu, Kepala Divisi Finance Holding Astra Agro Daniel Paolo Gultom. Lalu, Buntoro Rianto, akuntan yang mengaudit laporan keuangan PT RAS.
Kemudian, Oka Arimbawa, Manajer PT SJA juga menjabat di PT ANA, dan PT RAS. Doni Yoga Pradana Direktur PT SJA. Direktur Operasional Astra Agro Arief Catur Irawan. Selain pihak Astra Agro, tim penyidik Kejati juga memeriksa dua orang dari PTPN XIV.
Meliputi Ryanto Wisnuardhy, YAN mantan Direktur PTPN XIV Periode 2019-2021. Suherdi mantan Direktur PTPN XIV Periode 2021-2022. (*)
Related News
Jelang Iduladha, Saham-Saham Emiten Unggas di BEI Memerah!
Saham Grup Prajogo Pangestu Senin (18/5), Masih Merah!
WBSA Keluar dari FCA, Saham HSC 95,82 Persen Ini Lanjut Tertekan
PGEO Dorong Dekarbonisasi Nasional, Edisi 2025 Hemat Energi 90.502 MWh
Harga Premium, BEEF Buyback Rp100 Miliar via BCA Sekuritas
Cum Dividen Hari Ini, Ada BJTM, TOTL hingga RATU





