Kemenkop UKM-Korsel Ajak UMKM Berani Berubah, Bertransformasi pada Bisnis Hijau

Ilustrasi Pelaku UMKM. dok. Liputan6.
EmitenNews.com - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus berani berubah dan berkomitmen pada praktik bisnis berkelanjutan. Dengan semangat itu, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenKopUKM) Republik Indonesia bersama pemerintah Korea melalui ASEM-SME Eco-Innovation Centre (ASEIC) menggelar workshop yang membahas transformasi bisnis hijau bagi UMKM untuk mendukung bisnis berkelanjutan.
"UKM harus berani berubah dan berkomitmen pada praktik bisnis berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing di pasar domestik dan global, serta berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan," kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (SesmenKopUKM) Arif Rahman Hakim dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (25/9/2023).
Workshop On Capacity Building Program for Green Transition of Indonesia SMEs" yang diselenggarakan pada 18-22 September 2023 itu, diikuti oleh 30 UKM terpilih yang lolos seleksi dari berbagai daerah di Indonesia.
Para peserta mendapat pemahaman menyeluruh tentang transformasi bisnis hijau, mulai dari kebijakan, tantangan, peluang, pasar potensial, skema pendanaan, hingga tren bisnis hijau di tingkat nasional dan internasional dari berbagai ahli. Tidak saja dari unsur pemerintah, tetapi juga sektor swasta, asosiasi industri, serta organisasi internasional, serta para ahli dari Korea.
"Para peserta mendapatkan pendampingan intensif serta berkesempatan menjajaki potensi kerja sama dengan UKM Korea dalam hal transfer teknologi dan joint venture," kata Arif Rahman Hakim. ***
Related News

UMKM BRI Bawa Minyak Telon Lokal Tembus Pasar Internasional

Indonesia Siapkan Langkah Strategis Respons Tarif Resiprokal AS

PTPP Hadirkan Inovasi dan Keunikan Pembangunan Terowongan di Samarinda

Balas Indonesia dengan Tarif Impor 32 Persen, Ini Alasan Trump

Hadapi Aksi Trump, Ekonom Ini Sarankan RI Evaluasi Kebijakan Dagang

Program JETP Jalan Terus, Sudah Masuk Rp18,15T Untuk 54 Proyek