Ketum HMS Center Soroti Utang RI yang Berdalih Bantuan Luar Negeri
:
0
EmitenNews.com -- Krisis ekonomi berkepanjangan dan lambannya pemulihan ekonomi, menunjukkan kerapuhan fondasi ekonomi Indonesia yang selama ini dibangun.
Praktek monopoli, konglomerasi dan ekonomi kapitalistik mematikan usaha kerakyatan, memperluas kesenjangan ekonomi dan kecemburuan sosial.
Kondisi ini semakin diperparah oleh budaya gemar berutang dan mempermanis istilah hutang luar negeri dengan bantuan luar negeri.
Celakanya, lagi utang luar negeri dari negara-negara donor dan lembaga-lembaga keuangan internasional seperti Bank Dunia banyak yang dikorup oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
“Tingkat kebocoran ini cukup signifikan bahkan memakan porsi yang cukup besar dari total anggaran pembangunan,” ujar Ketua Umum Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) Center, Hardjuno Wiwoho di Jakarta, Sabtu (9/9).
Related News
Kesenjangan Pemahaman, Inklusi Keuangan Syariah Butuh Inovasi Produk
Sambutan Hangat Bos BEI Untuk Rencana Babah Alun Beli Saham Rp5T
Rupiah Pagi ini Rebound ke Level Rp18.000 per Dolar AS
Dolar AS dan Minyak Kuat, Harga Emas Antam Turun Rp10.000
Penguatan Minyak dan Isu Fed Tekan Harga Emas ke USD4.134
FDI Indonesia Kuartal III 2026 Tumbuh Tertinggi Dalam 2 Tahun





