Kian Dekat dengan Perusahaan Korea, Saham PICO Terbang 34,31 Persen
:
0
PICO Jajaki Kerja Sama dengan Perusahaan Asal Korea, Untuk Apa? Foto: PICO
EmitenNews.com - Saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) melejit ke level 184, menjadi posisi tertinggi sepanjang perdagangan intraday Senin (24/8). Di awal perdagangan PICO pada level 172, lalu perlahan melesat hingga posisi saat ini.
Menjelang penutupan sesi I, PICO masih anteng di posisi atas dengan menguat 34,31 persen atau naik 47 poin dari posisi pembukaan.
Berdasarkan IDX Mobile, saham PICO telah ditransaksikan dengan volume perdagangan mencapai 34,54 juta lembar saham dengan nilai transaksi hingga Rp6,172 miliar dan frekuensi mencapai 3.815 kali.
Dengan transaksi tersebut, jumlah market cap PICO kin mencapai Rp104 miliar di bursa.
PICO Kian Dekat dengan Perusahaan Asal Korea
Bersamaan dengan melesatnya saham PICO, perseroan diketahui tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan asal Korea, dan telah terikat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) antara kedua belah pihak pada 20 Agustus 2026.
Perusahaan asal negeri ginseng itu adalah Posco, sebuah perusahaan produsen baja terbesar di Korea Selatan, sekaligus grup baja dan material berskala global. Berkantor di Nam-gu, Pohang-si, Gyeongsangbuk-do, Posco mengoperasikan fasilitas produksi baja berskala besar di Pohang dan Gwangyang.
Direktur PICO, Rubianto menerangkan bahwa pengikatan kerja sama lewat MoU itu diharapkan mampu membuka keran peluang bisnis antara kedua pihak, yang mana penjajakan kerja sama itu ditujukan guna menjamin stabilitas pasokan PICO untuk lini bisnis drum baja.
Rubianto juga mengatakan bahwa Posco akan bertindak sebagai vendor utama yang menjami stabilitas pasokan Cold Rolled Coil (CRC) standar global untuk lini bisnis drum baja perseroan.
“Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan memperkuat daya saing produk perseroan,” ujar Rubianto dalam keterbukaan informasi, dikutip Sabtu (22/8).
Related News
Grup Djarum Serok 4,84 Miliar Saham Grup Bakrie (BTEL), Ada Korporasi?
Usai Bareskrimkan 6 Nama, ASBI Kebut Rapat Darurat
Saham FCA milik Bakrie dan Saham Baru Diakuisisi Ini Lepas Suspensi
BEI Umumkan Pantau Aktivitas 3 Saham Tak Wajar, Ada Milik Grup Isam
BEI Gembok 4 Saham Sekaligus, Kapan Dibuka?
BSI (BRIS) Kemas Laba Rp4,16 Triliun, Tumbuh 11 Persen Ditopang Ini





