EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan tengah memantau gerak 3 saham karena mengalami peningkatan harga tak wajar yang berada di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Ketiga saham tersebut adalah PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), dan saham milik Andi Syamsudin Arsyad atau akrab disapa Isam itu yakni, PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK).

Endra Febri Styawan selaku Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulis Jumat, (21/8/2026) menuturkan pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham tersebut maka perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," ujar Endra.

BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa. Investor juga diminta mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.

Selain itu, investor disarankan untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan.

Usai terbit pengumuman UMA, pada perdagangan intraday Senin (24/8/2026) saham PACK tercatat masih menguat 22 poin atau 5,70% ke level 408.

Sementara, dua saham lainnya yakni, BDKR melemah 3 poin atau 1,86% ke 158 dan saham FUJI yang turun 12 poin atau 3,30% ke 352.