Kinerja Underperform, Aksi Jual Masih Kembali Tekan IHSG
Seseorang berjalan melintas dengan latar layar menampilkan pergerakan IHSG. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dengan kecenderungan melemah terbatas. Sepanjang hari ini, Rabu, 31 Juli 2024, IHSG akan menguji level classic support 7.207, dan resistance level 7.292. Pelemahan IHSG dipicu penjualan cukup masif para investor terhadap saham-saham telah merilis laporan keuangan dengan hasil underperform.
Situasi dan kondisi itu, berpotensi berlanjut hingga hari ini, termasuk saham-saham masih belum merilis laporan keuangan kuartal-II 2024. Di sisi lain, perdagangan bursa regional ditutup dengan kecenderungan melemah serempak.
Misalnya, indeks Hang Seng turun 1,37 persen, lalu Shanghai mengalami koreksi 0,43 persen, Straits Times Index (STI) juga merosot tipis 0,07 persen. Tentu saja hal ini dapat menjadi sentimen pemberat bagi IHSG hari ini.
Oleh sebab itu, StocKnow.id menyarankan investor untuk mengoleksi saham berikut. Sido Muncul (SIDO) Rp725 dengan take profit Rp745-760, dan stop loss Rp700. Saratoga (SRTG) Rp1.600, tak profit Rp1.650-1.700, dan stop loss Rp1.545.
Bank CIMB Niaga (BNGA) Rp1.850 dengan take profit Rp1.910-1.980, dan stop loss Rp1.780 per eksemplar. IHSG menyudahi perdagangan kemarin dengan minus 47 poin alias 0,65 persen pada level 7.241. Transaksi perdagangan 12 miliar saham senilai Rp7,7 Triliun. Asing mencatat net sell Rp863 miliar. (*)
Related News
Bos BEI Sebut Ada Dua IPO Lighthouse di Awal 2026, Siapa Saja?
Beda Nasib Dua Saham Penghuni Terlama Papan Pemantauan Khusus
Melihat Lagi Gerak DCII dan DSSA, Saham dengan Harga Tertinggi per Lot
Ungguli Bursa Malaysia, IHSG Terbaik Ketiga ASEAN
POPSI Khawatir Kenaikan Pungutan Ekspor Lemahkan Daya Saing Sawit RI
TKDN Industri Hulu Migas Hingga 2025 Setara Rp388 Triliun





