Kolaborasi Kementerian BUMN-BRI, Pemasaran UMKM Lebih Mudah dengan Vending Machine
:
0
Staf Khusus III Kementerian BUMN RI Arya Sinulingga menjajal vending machine produk UMKM binaan Rumah BUMN BRI yang diresmikan pada Senin (27/11/2023) di Kementerian BUMN. dok. BRI.
EmitenNews.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), atau BRI terus mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program pendampingan, edukasi dan pemberdayaan dengan menyediakan berbagai platform yang familiar bagi masyarakat. Berkolaborasi dengan Kementerian BUMN, BRI menyediakan vending machine untuk memudahkan pemasaran UMKM.
BRI menyadari pentingnya peran UMKM sebagai penggerak ekonomi bangsa Indonesia. Karena itu, perlu terus didukung dan diberdayakan termasuk dalam hal pemasaran produk hingga perluasan pasar.
Tidak itu saja. Inovasi dalam menumbuhkembangkan UMKM terus dilakukan dengan menyediakan platform dengan konsep outlet self service sehingga dapat meningkatkan minat pembelian produk UMKM. Salah satunya, vending machine produk UMKM binaan Rumah BUMN BRI yang diresmikan pada Senin (27/11/2023) di Kementerian BUMN.
Dalam rilis yang diterima Jumat (1/12/2023), Staf Khusus III Kementerian BUMN RI Arya Sinulingga mengatakan bahwa dengan hadirnya vending machine ini diharapkan dapat memperluas pemasaran produk UMKM. Dengan begitu kesempatan UMKM untuk semakin sejahtera dan naik kelas semakin terbuka.
“Awalnya Vending Machine ini, ide Pak Menteri Erick Thohir, menjawab permintaan kawan-kawan UMKM untuk lebih mempromosikan produk UMKM. Harapan ke depan seluruh produk UMKM bisa masuk vending machine seiring dengan bertambahnya jumlah vending machine,” ungkap mantan wartawan ini.
Related News
Sayap Patah GIAA, Terkubur Defisit, dan Lupa Cara Bagi Dividen
Ekuitas Jumbo, Free Float Secuil, Grup Djarum SUPR Pamit Go Private
Equity Development Investment (GSMF) Siap Private Placement Rp150M
TGKA Siap Bagikan 70 Persen Laba 2025, Dividend Hunter Auto Merapat?
IHSG Awal Pekan Anjlok 124 Poin, Harga DSSA dan CUAN Tinggal Segini
Pesan DPR Kepada OJK dan SRO Pasar Modal Imbas Kasus MSCI





