Komisaris dan 4 Direktur Kompak Beli Saham Bank Mestika Dharma (BBMD)
:
0
PT. Bank Mestika Dharma Tbk. (BBMD). Dok. Bank Mestika/EmitenNews.
EmitenNews.com - Komisaris dan empat direktur PT. Bank Mestika Dharma Tbk. (BBMD), termasuk direktur utama kompak menambah porsi kepemilikan sahamnya pada 14 Agustus 2026. Komisaris Indra Halim telah membeli sebanyak 22.100 lembar saham BBMD di harga Rp1.999 per helai.
Manajemen BBMD dalam keterangan tertulisnya Jumat (14/8/2026) menyampaikan bahwa tujuan transaksi adalah untuk Pemenuhan Pemberian Remunerasi yang Bersifat Variabel dengan kepemilikan saham langsung.
Setelah transaksi tersebut maka kepemilikan saham Indra Halim di BBMD menjadi 494.700 lembar saham (0,0123%) dibandingkan sebelumnya sebanyak 472.600 lembar saham (0,0117%).
Dirut dan Tiga Anggota Direksi Bank Mestika Dharma Juga Tambah Saham
Saat yang bersamaan dirut, dan tiga anggota direksi PT. Bank Mestika Dharma Tbk. (BBMD) telah menambah kepemilikan sahamnya pada Jumat (14/8/2026).
Dirut Achmad Kartasasmita membeli 73.400 lembar saham pada harga Rp1.999 per helai.
Kemudian direktur Andy membeli sebanyak 40.900 lembar saham di harga Rp1.999 per saham. Harga yang sama untuk pembelian oleh direktur Harun Ansari.
Dalam keterangan tertulisnya Jumat (14/8/2026), Manajemen BBMD menyampaikan bahwa Harun telah membeli sebanyak 37.700 lembar saham BBMD di harga Rp1.999 per saham.
"Tujuan transaksi adalah untuk Pemenuhan Pemberian Remunerasi yang Bersifat Variabel dengan kepemilikan saham langsung." Demikian keterangan manajemen.
Setelah transaksi tersebut, maka kepemilikan saham Harun Ansari di BBMD menjadi 222.400 lembar saham (0,0055%).
Related News
Tabungan Emas Tumbuh 207 Persen, Begini Catatan BSI (BRIS) Bengkulu
Laba Semester I-2026 Rp4,3T CIMB Niaga (BNGA) Salurkan Kredit Rp247T
Pembiayaan Kendaraan Berbasis Syariah Tumbuh Kuat, Ini Penjelasan BSI
BCA (BBCA) Gandeng Pegadaian, Luncurkan Tabungan Emas di myBCA
Batavia (BPII) Tebar Dividen Interim Rp35M, Cair 11 September
Dukung Operasional Bandara Dhoho, GGRM Suntik SDHI Rp200 Miliar





