EmitenNews.com - Besar juga kerugian yang diciptakan oleh Crazy rich Surabaya Wahyu Kenzo, yang saat ini sudah diinapkan di Rutan Polda Jawa Timur. Tersangka kasus investasi robot trading itu, merugikan korban mencapai Rp9 triliun. 

 

Dalam keterangannya yang dikutip Kamis (9/3/2023), Kapolda Jatim Irjen Pol. Toni Harmanto mengatakan korban trading abal-abal Wahyu Kenzo itu diperkirakan sebanyak 25 ribu orang. Kerugian korban mencapai hampir Rp9 triliun.

 

Kapolres Malang Kota Kombes Pol. Budi Hemanto menerangkan terbongkarnya kasus ini bermula ketika salah seorang anggota robot trading berinisial MY melaporkan Wahyu Kenzo ke Polresta Malang beberapa bulan lalu.

 

Wahyu Kenzo yang mendirikan bisnis robot trading meminta RE untuk datang menemui korban agar mempresentasikan soal robot trading dengan bendera "Auto Trade Gold" (ATG) pada Juli 2021.

 

Karena tergiur, MY bergabung pada November 2021, dengan membeli robot sebesar lebih dari Rp42 juta dan deposit lebih dari Rp1 miliar.