EmitenNews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan perdagangan kemarin, Rabu (20/4) menguat 28,13 poin atau 0,39% ke 7.227,36. Sementara investor asing mencatatkan pembelian bersih alias net buy Rp 832,72 miliar diseluruh pasar.
William selaku CEO Indosurya Bersinar Sekuritas dalam riset harianya, Kamis (21/4/2022). Mengatakan, Pola pergerakan IHSG terlihat belum keluar dari rentang konsolidasi wajarnya, selama IHSG belum mampu ditutup diatas resisten level terdekat maka peluang koreksi wajar masih terbuka lebar.
Namun masih tercatatnya capital inflow yang mengalir deras ke dalam pasar modal Indonesia turut menjadi penunjang bagi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang, hari ini IHSG masih cenderung bergerak sideways.
Laju indeks diperkirakan ada di range support di level 7101 dan resistancenya di level 7277. Saham-saham pilihan untuk menutup pekan ini adalah Unilever Indonesia (UNVR), Bank BNI (BBNI), Jasa Marga (JSMR), Ciputra Development (CTRA), Gudang Garam (GGRM), Indo Tambangraya Megah (ITMG) dan Summarecon Agung (SMRA).
Related News
Awas, IHSG Menuju Level Psikologis 6.000
IHSG Rawan Koreksi, Fokus Pasar Beralih ke Hal Ini
BTN Pacu Ekosistem Perumahan, Bangun Hunian hingga KPR 40 Tahun
IHSG Awal Pekan Tutup di Bawah 6.200, GOTO Kini Bukan Saham Gocap Lagi
Aturan Rp1 & Evaluasi FCA Berlaku, IHSG (28/9) Dibuka Jeblok Nyaris 1%
Gocap Tapi Jumbo! GOTO Jadi Raja Market Cap Rp57T di Harga Rp50





