Kurangi Sampah Botol Plastik, KKP Gandeng Plasticpay Entitas INOV dan BSI
:
0
EmitenNews.com -Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar menggandeng entitas usaha dari PT Inocycle Technology Group (INOV) yaitu PT Plasticpay Teknologi Daurulang (PTD) atau Plasticpay dan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk mengurangi sampah botol plastik di wilayah Bali.
Melalui kerja sama tersebut, KKP memperkenalkan teknologi daur ulang botol plastik kepada warga sekitar dengan mesin penjualan otomatis (vending machine) atau Reserve Vending Machine (RVM). Salah satu fitur yang ditawarkan oleh mesin RVM adalah penukaran botol plastik PET (Polyethylene Terephthalate) dengan poin di aplikasi Plasticpay.
“Penggunaan mesin ini merupakan bentuk kerja sama BPSPL Denpasar dengan Plasticpay dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Tujuannya mempromosikan penggunaan botol plastik PET yang lebih ramah lingkungan dengan cara mengubahnya menjadi poin yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna” ungkap Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Victor Gustaaf Manoppo saat kunjungan kerjanya di Bali.
Daur ulang sampah plastik merupakan salah satu implementasi program prioritas KKP dalam pembangunan ekonomi biru melalui agenda pembersihan sampah plastik di laut melalui gerakan pastisipasi nelayan atau Bulan Cinta Laut.
Satu unit Reserve Vending Machine (RVM) yang terletak di halaman depan pintu masuk utama kantor BPSPL Denpasar dapat diakses oleh masyarakat luas.
Related News
Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil
Apresiasi Untuk Olah Sampah Berbasis Biodigester di Rusunawa Rorotan
Ancaman Rp360 T Dari Kisruh Investasi di Jatiluhur
Ingat Tragedi Semikonduktor 1980-an, Kisruh Data Center Jabar
Kelola Ekosistem Desa, Manajer KDKMP Digaji Hingga Rp8,3 Juta
Korupsi Motor Listrik MBG Rp1,22T Kejagung Usut Keterlibatan Korporasi





