Laba Bank Ganesha (BGTG) Tergerus 53 Persen di Kuartal III, Ini Penyebabnya
EmitenNews.com - PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) hingga kuartal III - 2021 mencatatkan laba bersih sebesar Rp6,121 miliar atau anjlok 53,98 persen dibandingkan periode sama tahun 2020, yang masih mencatatkan sebesar Rp13,02 miliar. Akibatnya, laba per saham dasar turun menjadi Rp0,55, sedangkan di akhir kuartal III 2020 terbilang Rp1,19.
Dalam laporan keuangan kuartal III 2021 BGTG yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/11) disebutkan penurunan laba tersebut disebabkan pendapatan bunga yang menyusut 13,6 persen menjadi Rp235,23 miliar, disusul beban operasional membengkak 2,7 persen menjadi Rp111,2 miliar.
Simpanan mengalami kenaikan sebesar 56,58 persen menjadi Rp6,453 triliun, namun penyaluran kredit sebesar Rp2,222 triliun, atau turun 13,43 persen dibandingkan akhir tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp2,567 triliun. Sehingga laba operasional terpapas 45,92 persen menjadi Rp9,715 miliar.
Total beban bunga dapat ditekan 21,91 persen menjadi Rp114 miliar, tapi pendapatan bunga bersih menyusut 4,76 persen menjadi Rp120,92 miliar.
Sementara, aset tercatat sebesar Rp7,676 triliun, atau naik 43,39 persen dibandingkan akhir Desember 2020 yang tercatat sebesar Rp5,365 triliun.
Related News
ELPI Siapkan Right Issue 2,03 Miliar Saham, Ketok Palu 9 Maret 2026
Tekanan Impor Masih Berat, Lion Metal Fokus Jaga Margin dan Efisiensi
DSSA Siapkan Stock Split 1:25, RUPSLB Digelar 11 Maret
Komisaris Emiten TP Rachmat (DRMA) Jual Ratusan Ribu Saham Harga Pasar
Komisaris Emiten Sawit TAPG Tampung 1,05 Juta Saham Harga Premium
BRMS Klarifikasi Isu Penyegelan Konsesi Tambang Emas CPM di Palu





