Laba dan Pendapatan Melejit, Ini Detail Kinerja WIRG 2024
:
0
Industri berbasis artificial intelegence berkembang pesat. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Wir Asia (WIRG) sepanjang 2024 meraup laba bersih Rp73,92 miliar. Surplus 7,11 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp69,01 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar ikut naik tipis menjadi Rp6,19 dari sebelumnya Rp5,80.
Pendapatan bersih Rp2,6 triliun, menanjak 4,41 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp2,49 triliun. Beban pokok pendapatan Rp2,31 triliun, bengkak dari edisi sama 2023 senilai Rp2,19 triliun. Laba kotor tercatat Rp286,11 miliar, mengalami penyusutan dari akhir 2023 sebesar Rp300,07 miliar.
Beban penjualan Rp42,57 miliar, naik dari Rp41,8 miliar. Beban umum dan administrasi Rp139,67 miliar, susut dari Rp150,91 miliar. Total beban usaha Rp182,24 miliar, berkurang dari sebelumnya Rp192,71 miliar. Laba usaha Rp103,86 miliar, berkurang dari Rp107,35 miliar.
Pemulihan atas kerugian kredit ekspektasian piutang usaha Rp7,47 miliar, melonjak dari minus Rp9,64 miliar. Pendapatan keuangan Rp2,39 miliar, turun dari Rp2,54 miliar. Untung selisih kurs mata uang asing Rp107,85 juta, melonjak dari minus Rp159,62 juta. Beban keuangan Rp4,04 miliar, bengkak dari Rp3,54 miliar.
Rugi penjualan aset tetap Rp43,75 juta, bengkak dari Rp22,43 juta. Lain-lain Rp504,77 juta, melonjak dari minus Rp256,69 juta. Total penghasilan lain-lain Rp6,39 miliar, melesat dari tekor Rp11,03 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp110,25 miliar, naik dari Rp96,32 miliar.
Total ekuitas terkumpul Rp807,68 miliar, mengalami lompatan dari akhir 2023 sebesar Rp715,16 miliar. Jumlah liabilitas terakumulasi Rp632,14 miliar, bengkak dari episode sama tahun sebelumnya Rp411,49 miliar. Total aset Rp1,43 triliun, melejit dari akhir tahun sebelumnya Rp1,12 triliun. (*)
Related News
RAJA Stock Split 1:5, Saham Nominal Baru Diperdagangkan Mulai 16 Juli
Usai IPO, RANS Ingin Gelar 16 Parade Konser Bak Coachella?
Anak Pendiri PAM Group Mundur Dari Kursi Komisaris BSBK
MEDC Siap Eksplor Pengeboran 4 Sumur, Gelontor USD54,5 Juta di Q2 2026
BEI Telisik Invasi Jantung EXCL, ini Penjelasan DSSA
TINS Serap Dana Rp45,91 Miliar, Tengok ini Hasil Eksplorasinya





