Usai IPO, RANS Ingin Gelar 16 Parade Konser Bak Coachella?
:
0
Potret Direktur Utama RANS, Nagita Slavina dalam kegiatan JajaRANS. Foto: KapanLagi
EmitenNews.com - PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk. (RANS) membidik cita-cita besar setelah melantai di bursa. Perseroan akan menggelontorkan Rp161,5 miliar dari dana IPO untuk menggelar konser musik secara masif.
Jumlah itu setara 37,61% dari total dana IPO dan menjadi alokasi terbesar perseroan. Dana tersebut akan dipakai untuk menyelenggarakan hingga 16 konser secara bertahap pada periode semester II 2026 hingga 2028.
"Memang kita akan menjalankan beberapa konser di tahun ini dan 3 tahun ke depan. Jadi memang kita akan melakukan sesuai prospektus," kata Direktur Utama RANS, Nagita Slavina di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Bidik Konser "Kayak Coachella"
RANS tidak mau konsernya cuma jadi event satu kali. Manajemen menargetkan membangun festival musik yang berkelanjutan.
"Yang kita harapkan adalah membangun event yang bisa berkelanjutan. Seperti Coachella. Tapi, apapun itu memang kita ingin bikin sesuatu yang bisa berkelanjutan sehingga itu akan bisa memberikan nilai tambah terhadap perusahaan dan akan lebih sustain ke depannya," jelas Nagita.
Konser yang direncanakan akan menghadirkan artis lokal maupun internasional. Lokasinya pun fleksibel, bisa di dalam negeri maupun luar negeri.
Komisaris Utama RANS Darwin Cyril Noerhadi menyebut pengalaman Raffi Ahmad dan Nagita di industri hiburan jadi modal penting. Termasuk dalam menentukan segmentasi pasar dan strategi konser di berbagai daerah.
Masih Terbuka Peluang Baru
Meski sudah ada rencana di prospektus, Nagita bilang RANS tetap terbuka untuk peluang lain di luar itu. Asalkan arus kas mendukung dan bisa memberi nilai tambah bagi pemegang saham.
Related News
Dirutnya Mantan Gubernur BI, Tengok Kinerja Emiten Grup Sinar Mas Ini
Sales Rp732M, Laba Emiten Minyak Kelapa Ini Lompat Enam Kali Lipat
Perbaiki Struktur Permodalan, Royaltama (RMKO) Siapkan Right Issue
6 Pucuk Pimpinan TOWR Eksekusi MESOP 145 Juta Saham Rp50,1 Miliar
Turun Peringkat Kredit PTPP ke idBB CreditWatch Negatif, Akibat Ini
Milik Orang Terkaya Ke-2 RI, Samindo (MYOH) Raup Laba USD7,98 Juta





