Milik Orang Terkaya Ke-2 RI, Samindo (MYOH) Raup Laba USD7,98 Juta
:
0
Pengangkutan batubara PT Samindo Resources Tbk (MYOH)
EmitenNews.com - Emiten jasa pertambangan batu bara, PT Samindo Resources Tbk (MYOH), membukukan pendapatan USD83,93 juta pada semester I 2026, naik 5,48% dibandingkan USD79,57 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Namun, kenaikan pendapatan tersebut belum mampu mengerek laba bersih perseroan. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat USD7,98 juta, turun 8,06% dibandingkan USD8,68 juta pada semester I 2025.
Di sisi lain, laba bruto MYOH justru meningkat 19,05% menjadi USD17,87 juta dari sebelumnya USD15,01 juta. Dengan demikian, tekanan terhadap laba bersih lebih banyak berasal dari pos di bawah laba bruto. Salah satunya adalah kerugian selisih kurs bersih yang melonjak menjadi USD3,39 juta dari hanya USD90,01 ribu pada periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan beban tersebut membuat laba sebelum pajak penghasilan MYOH turun tipis 1,26% menjadi USD10,94 juta dari USD11,08 juta pada semester I 2025.
Seiring dengan penurunan laba bersih, laba per saham (earning per share/EPS) perseroan juga turun dari USD0,0039 menjadi USD0,0036.
Dari sisi kepemilikan, MYOH merupakan salah satu emiten yang dimiliki pengusaha batu bara Dato' Low Tuck Kwong, orang terkaya kedua di Indonesia versi Forbes. Low Tuck Kwong tercatat menguasai 14,18% saham Samindo Resources.
Sementara itu, kepemilikan terbesar MYOH berada di tangan ST International Corporation, yang sebelumnya bernama Samtan Co. Ltd, dengan porsi 59,03%. Adapun masyarakat dengan kepemilikan di bawah 5% menguasai 26,79% saham perseroan.
Pada perdagangan Jumat (28/8/2026), saham MYOH ditutup melemah 20 poin atau 1,75% ke level Rp1.125 per saham. Meski demikian, dalam sebulan terakhir saham MYOH masih menguat 80 poin atau 7,66%.
Related News
Profitabilitas BMRI Menguat, Laba Naik 20,7% Jadi Rp45,5T di Q3 2026
OCBC NISP Perkuat Bisnis Wealth Management, AUM Tembus Rp374 Triliun
BEI Helat RUPSLB 28 Oktober, Bahas Demutualisasi hingga Wacana Dividen
Protelindo Siap Setor Dividen Interim Sekitar Rp176 Miliar ke TOWR
WIKA Lepas Seluruh Saham Winner Senilai Rp641 Juta ke WIKA Recon
BTPN Syariah (BTPS) Toreh Laba Rp1,01 Triliun hingga Kuartal III 2026





