Gencar Ekspansi, BACH Kantongi Laba Naik 25 Persen di Semester I 2026
:
0
Kiri-kanan: Jajaran Manajemen PT Bach Multi Global Tbk. (BACH), Budi Kurniawan Direktur Utama, Hasby Jap Direktur, Anita Anwar Komisaris Utama, dan Audia Michael Septian Direktur. Foto: EmitenNews/Rizki.
EmitenNews.com - PT Bach Multi Global Tbk (BACH) mengemas pendapatan neto sebesar Rp897,42 miliar per 30 Juni 2026. Jumlah itu tumbuh 22,33 persen YoY dari Rp734,18 miliar di episode sama tahun lalu.
Laba bruto juga melonjak 51,64 persen jadi Rp196,01 miliar dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp129,25 miliar.
Namun jika melihat biaya beban, beberapa pos tercatat mengalami kenaikan. Beban penjualan dan pemasaran BAC naik jadi Rp26,52 miliar dari Rp23,85 miliar, beban umum dan administrasi naik jadi Rp20,83 miliar dari Rp16,51 miliar, dan beban operasi lainnya juga meningkat jadi Rp28,38 miliar dari Rp5,38 miliar.
Kendati demikian, BACH masih membukukan laba bersih sebesar Rp77,68 miliar, naik 25,26 persen dari Rp62,02 miliar di periode sama tahun lalu. Laba per sahamnya pun terkatrol naik jadi Rp22 dari Rp18 per helainya.
Dari sisi neraca, total aset BACH tercatat melonjak 56,51 persen menjadi Rp1,93 triliun dari Rp1,23 triliun pada akhir tahun 2025. Liabilitas naik jadi Rp1,32 triliun dari Rp696 miliar, dan ekuitas meningkat menjadi Rp613 miliar dari Rp535 miliar.
Baca Juga; Sinergi Grup Djarum, BACH Incar Revenue Rp3T & Ekspansi di 2030
BACH Gencar Ekspansi
Lalu mengintip laporan kasnya, BACH terpantau menggelontorkan investasi besar untuk perolehan aset tetap mencapai Rp215 miliar. Jumlah itu meningkat dari periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp148 miliar.
Jika menengok lagi kala BACH melantai perdana di Bursa, Direktur Utama Budi Kurniawan memang mengatakan, bahwa BACH membidik target pendapatan Rp3 triliun pada 2030.
Di samping itu, tiga tahun ke depan, Budi juga menyampaikan bahwa ada rencana ekspansi seperti penambahan armada fleet hingga penjualan regenerator.
Related News
Pendapatan Naik 44 Persen, CASH Justru Kemas Rugi, Ekuitas Negatif
Tutup Semester I, Alamtri Minerals (ADMR) Catat Laba Naik 24 Persen
AADI Kemas Pendapatan USD2,54 Miliar, Laba Bersih Naik 10,5 Persen
Laba ANTAM Naik 34%, Disumbang 80% Penjualan Emas yang Tumbuh 1%
Antam Raih Laba Bersih Rp6,91 T di 1H26, Emas Sumbang 80% Penjualan
Aset Makin Gendut, Laba ADRO Melejit 76,84 Persen Semester I





