Laba dan Penjualan Fluktuatif, GZCO 2023 Defisit Rp1,16 Triliun
CPO - Tanaman pohon kelapa sawit sudah berusia tua. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Gozco Plantations (GZCO) per 31 Desember 2023 mencatat laba Rp2,14 miliar. Merosot 97 persen dari episode sama tahun sebelumnya Rp75,63 miliar. Dengan hasil tersebut laba per saham dasar menukik ke level Rp0,36 dari sebelumnya Rp12,61.
Penjualan bersih Rp744,26 miliar, melejit 34 persen dari periode sama 2022 senilai Rp554,72 miliar. Beban pokok penjualan Rp650,68 miliar, bengkak dari Rp432,19 miliar. Laba kotor Rp93,58 miliar, anjlok 23 persen dari posisi sama tahun sebelumnya sebesar Rp122,53 miliar.
Pendapatan lain-lain Rp46,85 miliar, turun dari Rp91,18 miliar. Beban penjualan Rp28,46 miliar, bengkak dari Rp20,86 miliar. Beban umum dan administrasi Rp67,39 miliar, naik dari Rp55,24 miliar. Beban pendanaan Rp32,35 miliar, susut dari Rp43,63 miliar. Beban lain-lain Rp145 juta, anjlok dari Rp717 juta.
Laba sebelum taksiran penghasilan pajak Rp12,07 miliar, menukik dari sebelumnya Rp93,25 miliar. Jumlah taksiran beban pajak Rp9,68 miliar, menipis signifikan dari episode sama tahun sebelumnya Rp17,43 miliar. Laba tahun berjalan terakumulasi Rp2,38 miliar, mengalami koreksi dari Rp75,81 miliar.
Jumlah ekuitas Rp1,16 triliun, naik tipis dari akhir 2022 sebesar Rp1,15 triliun. Defisit Rp1,16 triliun, turun tipis dari Rp1,16 triliun. Jumlah liabilitas tercatat Rp949,92 miliar, bengkak tipis dari akhir tahun sebelumnya Rp892,86 miliar. Total aset Rp2,11 triliun, naik dari akhir 2022 senilai Rp2,04 triliun. (*)
Related News
Kian Drop, Saham BUMI Dilego Rp6,9 Triliun oleh Shareholder Strategis
Emiten Grup Lippo (LPGI) Umumkan Pengunduran Diri Presiden Komisaris
Cimory (CMRY) Kebut Lagi Mesin Usaha, Bentuk Entitas Baru PT ARC
Dukung Rusun MBR di Meikarta, LPCK Tegaskan Asetnya Bukan Objek Sitaan
Dana IPO COIN Masih Parkir di Bank, Realisasi Tunggu Momentum
BNI Dorong UMKM Gunakan AI, Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor





