Laba HRTA Melenting 189,55 Persen, Penjualan Naik Hampir 3 Kali Lipat
:
0
Salah satu gerai emas perhiasan milik HRTA. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Akselerasi kinerja PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) pada kuartal I-2026 sukses mendobrak bisnis emas di tengah momentum harga komoditas.
Penjualan neto perseroan melesat 197,20 persen secara year on year (yoy) menjadi setinggi Rp20,15 triliun dari Rp6,78 triliun. Beban pokok pendapatan ikut naik 201,40 persen yoy menjadi Rp19,41 triliun dari Rp6,44 triliun, sehingga laba bruto tumbuh 116,97 persen yoy menjadi Rp744,25 miliar dari Rp343,05 miliar.
Kinerja bottom line menjadi sorotan utama. Laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melenting 189,55 persen yoy menjadi Rp433,49 miliar dari Rp149,74 miliar. Sejalan dengan itu, laba sebelum pajak naik 187,76 persen yoy menjadi Rp553,90 miliar dari Rp192,50 miliar.
Dari sisi posisi keuangan, total aset meningkat 9,21 persen menjadi Rp13,76 triliun dari Rp12,60 triliun. Liabilitas naik 7,79 persen menjadi Rp10,10 triliun dari Rp9,37 triliun, sementara ekuitas tumbuh 13,31 persen menjadi Rp3,66 triliun dari Rp3,23 triliun.
Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan Kuartal I-2026 ini, pada perdagangan Kamis (30/4) saham HRTA tercatat justru merosot 4,35 persen setara 120 poin di level/posisi Rp2.650.
Related News
Pendapatan CDIA Tembus USD122 Juta, EBITDA Melonjak 65 Persen
MSCI Depak Emiten Ini, Intip Kinerjanya di Kuartal III 2026
Saham EBT Grup Astra Lanjutkan Reli ARB
Sempat 3 Hari ARB Lalu Berlanjut ARA, Saham PTSP Berakhir Digembok
CGV (BLTZ) Catat Penurunan Laba di Q3 2026, Pendapatan Merosot 12%
Sahamnya Anjlok 90% Lebih dalam Setahun, FILM & COIN Divonis UMA BEI





