KIJA Lunasi Senior Notes USD185,85 Juta, Jadwal Dividen 10 Persen Laba
:
0
Kawasan Industri Jababeka tampak berkembang dengan pesat. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Jababeka (KIJA) telah melunasi seluruh saldo pinjaman Senior Notes USD185,85 juta. Berdasar skenario, semula pinjaman tersebut akan jatuh tempo pada Desember 2027. Pelunasan tersebut telah diselesaikan pada 12 Juni 2026.
Itu setelah penandatanganan fasilitas pembiayaan jangka panjang baru perseroan dengan Bank Mandiri (BMRI), sebagaimana telah diumumkan pada 14 Mei 2026. Keberhasilan itu, menandai selesainya rencana refinancing Senior Notes tersebut lebih dari 18 bulan sebelum tanggal jatuh tempo semula.
”Pelunasan Senior Notes tersebut berdampak positif terhadap keuangan dan kegiatan operasional perseroan,” tegas T. Budianto Liman, Wakil Direktur Utama sekaligus merangkap Corporate Secretary Kawasan Industri Jababeka.
Sumber dana pelunasan itu, berasal dari fasilitas pinjaman jangka panjang baru dengan Bank Mandiri yang diteken pada 13 Mei 2026. Fasilitas pembiayaan baru itu, memiliki jangka waktu selama 15 tahun, dalam mata uang Rupiah dengan tingkat bunga floating 7 persen per tahun. Selain, KIJA juga mendapat tambahan fasilitas term loan Rp70 miliar untuk mendukung kebutuhan umum korporasi perseroan.
Kebut Kawasan Industrial Park
Pada 23 Mei 2026, KIJA mendapat dana taktis Rp1,2 triliun. Dana segar berupa pinjaman term loan itu, mengalir dari Bank Rakyat Indonesia (BBRI). Perjanjian fasilitas pinjaman itu, telah ditahbiskan pada 21 Mei 2026. Dana tersebut mengaliri kas anak usaha KIJA yaitu Kawasan Industri Kendal (KIK), untuk mendukung kelanjutan ekspansi Kendal Industrial Park.
Fasilitas itu, terdiri atas pinjaman term loan non-revolving maksimum Rp1,2 triliun, dengan jangka waktu 10 tahun, dan availability period hingga 24 bulan. Dana hasil fasilitas itu, terutama akan digunakan untuk keperluan umum korporasi terkait pengembangan Kendal Industrial Park, termasuk untuk mendukung pengembangan lahan, dan pembangunan infrastruktur.
Sehubungan dengan fasilitas itu, KIK akan memberikan jaminan berupa aset tanah tertentu, aset tetap, dan piutang sehubungan dengan pengembangan Kendal Industrial Park. Fasilitas pembiayaan itu, makin mencerminkan dukungan berkelanjutan dari sektor perbankan domestik terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang, dan fundamental Kendal Industrial Park sebagai salah satu kawasan industri terintegrasi terkemuka Indonesia.
Jadwal Dividen
KIJA telah memutuskan pembagian dividen tunai Rp42,32 miliar. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 10 persen dari tabulasi laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp423,19 miliar. Oleh sebab itu, para investor akan mendapat jatah dividen tunai Rp2,0349 per lembar.
Related News
Pendapatan Naik, PYFA Pangkas Rugi Hingga 99,4 Persen Per Juni 2026
TPIA Jelaskan Penurunan Laba, H1-2025 Didorong Keuntungan Sekali Saja
Sales Rp65T, Core Profit INDF Naik meski Laba Bersih Tertekan Kurs
Naik 6,8 Persen, Bank Neo (BBYB) Cetak Laba Bersih Rp294,85 Miliar
Terus Ciptakan Nilai Tambah, SBMA Perkuat Transformasi Keberlanjutan
Akselerasi Transformasi TLKM 30, Raih Pendapatan Konsolidasi Rp75,9T





