Laba Melesat 289 Persen di Kuartal I-2022, Bos Pelita Samudera (PSSI) Sebut Ini Pemicunya
:
0
EmitenNews.com - PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) hingga kuartal I-2022 membukukan Laba Bersih USD9,9 juta atau naik signifikan 289% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meningkatnya Laba Bersih sekaligus menaikan Laba per saham menjadi Rp28.
Direktur Utama PSSI, Iriawan Ibarat dalam keterangan resmi Selasa (10/5) memaparkan, kenaikan laba kuartal I-2022 didorong dari pendapatan usaha USD26,8 juta atau naik 31% dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Yakni dari pendapatan Sewa Berjangka segmen Kapal Tunda dan Tongkang dan Kapal Curah Besar.
Ditambahkan, imbas lonjakan harga komoditas internasional di Kuartal 1 2022 turut berkontribusi pada melambungnya pendapatan usaha, diantaranya karena adanya permintaan layanan angkutan komoditas yang tinggi.
Selain itu Perseroan mendapat tambahan keuntungan USD3,4 juta hasil divestasi empat unit aset, yakni 1-unit kapal curah besar, 2-unit tongkang, dan 1-unit kapal tunda. Sehingga Perseroan membukukan Laba kotor US$9,6 juta dengan marjin laba kotor 36%. Sementara EBITDA Perseroan tercatat US$11,9 juta, meningkat 78% (yoy), yang mewakili peningkatan marjin EBITDA sebesar 44% dari 33% tahun lalu.
“Pertumbuhan Laba dan Marjin Laba Kotor meningkat sebagian besar karena kinerja yang baik pada semua aset dengan biaya yang dapat dikelola. Kontribusi signifikan juga berasal dari pendapatan sewa berjangka, sekitar 64% ke pendapatan.” jelas Iriawan Ibarat.
Rasio Keuangan Perseroan sejauh ini berada pada kondisi terbaik, dengan kas dan setara kas sebesar US$29 juta. Rasio Kewajiban terhadap Ekuitas sebesar 12%, lebih rendah dari tahun sebelumnya, yaitu 33%, berkat pelunasan pinjaman bank sebesar US$10 juta pada Januari 2022. PSSI sangat sehat secara keuangan dan bisa fokus untuk pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Related News
BEEF Jelaskan Lonjakan Harga Sahamnya Hingga Disuspensi BEI
Emtek (EMTK) Lepas Saham, Kendali atas ACA Kini di Yuslinda Nasution
Pemegang Saham Wahana Inti Makmur (NASI) Ini Perbesar Porsinya
Dari Anak Usahanya, Emiten TP Rachmat Terima Dividen Rp786 Miliar
Transformasi Tuntas, Rekor Tertinggi Nasabah BSI (BRIS) jadi 24,3 Juta
Direktur ELSA Hera Handayani Mundur Jelang RUPS Permintaan PHE





