Ladang Minyak Mangkrak, SKK Migas Siap Carikan Investor Bonafid
:
0
Ilustrasi SKK Migas akan membantu 10 wilayah kerja (WK), yang sudah memasuki tahap POD (Plan of Development) tetapi mangkrak, agar kembali beroperasi. Dok. Bisnis.
EmitenNews.com - Pemerintah siap membantu 10 wilayah kerja (WK), yang sudah memasuki tahap POD (Plan of Development) tetapi mangkrak, agar kembali beroperasi. Kalau masalahnya berkaitan dengan pendanaan, SKK Migas siap membantu. Bagi pemilik WK yang tidak segera menyelesaikan pekerjaannya, akan diambil negara, dan dilelang kembali.
“Kalau masalahnya finansial, ayo, kami carikan investor yang bonafid,” ucap Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Rikky Rahmat Firdaus ketika ditemui setelah penutupan IPA Convention & Exhibition, Tangerang, Banten, dikutip Jumat.
SKK Migas akan menggelar rapat sponsor yang mempertemukan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dengan calon sponsor. SKK Migas, akan menjadi jembatan sekaligus ‘wasit’ dalam pertemuan tersebut.
Semisal KKKS membutuhkan pinjaman dana, SKK Migas akan menjadi fasilitator untuk mempertemukan KKKS dengan pemberi pinjaman atau bank negara.
Sebanyak 10 WK yang mangkrak tersebut sebagian besar berlokasi di lepas pantai atau offshore. Ada yang terletak di Kalimantan Timur, hingga Kepulauan Riau.
Potensi investasi seluruh WK mangkrak itu, sebesar USD1,8 miliar, dengan estimasi kapasitas produksi sebesar 51,35 juta barel minyak atau 31.300 barel per hari.
Selain itu, juga terdapat potensi sebesar 600 BCF gas.
Satu hal lagi, beroperasinya 10 WK tersebut juga diperkirakan dapat menyerap 20 ribu tenaga kerja.
Wilayah kerja migas yang tidak menunjukkan progres akan dijadikan milik negara, dan dilelang kembali
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan akan menarik wilayah kerja yang tidak menunjukkan progres menggembirakan dalam penanganannya.
Related News
Bisnis Layanan GUCD Perta Arun Gas Diminati Kapal LNG Global
Emas Dunia Turun Ke USD4.261, Antam Melorot Rp16.000 per Gram
Yield Obligasi AS Sentuh Level 2007, Pasar Antisipasi Suku Bunga Fed
Dolar Perkasa di 101,1, Tekan Rupiah dan Pasar Asia
Nikkei Melesat 500 Poin Ditopang Saham AI dan Dividen
AS-Iran Tegang, Fed Hawkish, Harga Emas ke Level Terendah 7 Minggu





