Lanjut Berpotensi Menguat, Yugen Pilih Saham Big Cap Ini
:
0
EmitenNews.com—Bursa Efek Indonesia (BEI) perdagangan sepanjang pekan terakhir cukup variatif. Periode 19-23 September 2022, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menanjak tipis. Tepatnya, naik 0,14 persen menjadi 7.178,583 dari posisi penutupan pekan sebelumnya 7.168,870.
William Surya Wijaya CEO Yugen Sekuritas dalam risetnya, Senin (26/9/2022), mengatakan IHSG akan berusaha melanjutkan penguatan pekan lalu dan berpotensi menguat untuk bergerak pada resistance di level 7123 dan posisi support ada di 7273.
Mengawali perdagangan pada pekan terakhir di bulan kesembilan tahun 2022, IHSG masih belum memperlihatkan kekuatan naik yang besar, disisi lain minimnya sentimen juga menjadi salah satu faktor yang kurang dapat mendongkrak pergerakan IHSG, sedangkan untuk jangka panjang IHSG masih berada dalam jalur uptrend sehingga peluang koreksi masih dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian.
Saham-saham pilihan yang dapat diperhatikan oleh para pelaku pasar di awal pekan ini adalah Tower Bersama Infrastructure (TBIG), HM Sampoerna (HMSP), Unilever Indonesia (UNVR), Alam Sutera Realty (ASRI), Pakuwon Jati (PWON), Jasa Marga (JSMR), Bank BCA (BBCA), Bank Ina Perdana (BINA) dan Gudang Garam (GGRM).
Related News
Bittime: Empat Faktor Ini Perlu Dicermati Investor Kripto di Q4 2026
IHSG Rebound sejak Awal Oktober, Terbuka Peluang Penguatan Lanjutan
100 Hari Direksi Baru BEI, Pakar UGM Junjung Kinerja Reformasi Pasar
Ramaikan MotoGP Mandalika 2026, BNI Hadirkan ini
IHSG Menguat ke 6.093, Lima Saham Ini Catat Transaksi Tertinggi
Kembali Memantul, IHSG Sesi Siang Mendarat di 6.052 Naik 0,35%





