EmitenNews.com - Tee Teddy Setiawan menguras kepemilikan saham Cashlez Indonesia (CASH). Ya, sang pengendali perseroan itu, diketahui melepas 52.733.600 helai alias 52,73 juta eksemplar. Transaksi dilakukan secara berkala.
Penjualan dilakukan dengan kisaran harga Rp88-125 per helai. Dengan skema harga tersebut, pendiri perusahaan itu, menyerok dana taktis sekitar Rp5,26 miliar. ”Transaksi untuk pengurangan portofolio,” tegas Hendrik Adrianto, Direktur Cashlez Indonesia.
Transaksi penjualan dilakukan sebanyak 5 kali periode 29 Desember 2023, 9,10,15, dan 19 Januari 2024. Pada 29 Desember 2023, Teddy melucuti 452.500 helai dengan banderol Rp125. Lalu, pada 9 Januari 2024, Teddy melepas 750.000 helai pada harga Rp100 per helai.
Kemudian, pada 10 Januari 2024, Teddy kembali menjual 574.100 lembar dengan harga Rp88 per saham. Selanjutnya, pada 15 Januari 2024, melego 350.000 lembar pada Rp93. Dan, pada 19 Januari 2024, Teddy menjual 50.607.000 eksemplar seharga Rp100 per lembar.
Menyusul dengan penuntasan transaksi itu, timbunan saham Cashlez dalam genggaman Teddy berkurang signifikan. Yaitu, tersisa hanya 42 lembar setara dengan porsi kepemilikan 0 persen. Mengalami reduksi 3,68 persen dari periode sebelum transaksi dengan donasi 52,73 juta helai alias 3,68 persen. (*)
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar