EmitenNews.com - Kinerja keuangan konsolidasian PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) pada paruh pertama tahun 2026 menyingkap sebuah fenomena menarik. Publik pasar modal umumnya mengasosiasikan perusahaan ini sebagai raksasa di industri tambang energi. 

Namun, jika kita menyelami lebih dalam rincian pendapatannya, terlihat ada anomali pertumbuhan yang fantastis di luar bisnis utamanya, yakni lompatan pendapatan dari sektor energi terbarukan sebesar 153,91% dan bisnis internet sebesar 95,62%. 

Data ini menjadi petunjuk awal bahwa perusahaan sedang agresif memutar keuntungan tambangnya untuk membangun fondasi bisnis masa depan yang lebih berkelanjutan dan berbasis teknologi.

Bintang Baru di Luar Tambang: Internet dan Energi Terbarukan Melambung 

Kejutan terbesar dari laporan keuangan paruh pertama tahun ini datang dari sektor-sektor yang selama ini dianggap sebagai bisnis sampingan. Pendapatan dari penyediaan TV kabel dan internet meroket 95,62% menjadi USD 170,49 juta, didorong oleh penggabungan usaha dengan MORA. 

Bisnis internet ini kini menyumbang sekitar 9,14% dari total pundi-pundi perusahaan. Bisnis ini beroperasi dengan sangat efisien; dari total pendapatannya, mereka mampu menghasilkan keuntungan operasional (hasil segmen) sebesar USD 110,3 juta atau setara marjin 64,6% dan laba sebelum pajak sebesar USD 28,05 juta. 

Di sektor teknologi lainnya, layanan solusi digital juga ikut terkerek naik 64,47% menjadi USD 6,63 juta, meski pada saat yang sama unit penyewaan pusat data turun tipis 0,45% menjadi USD 5,05 juta, yang mengindikasikan perlunya optimalisasi ruang server mereka.

Hal yang tak kalah mengejutkan adalah pertumbuhan di sektor energi terbarukan. Meskipun sumbangannya ke kas perusahaan masih sangat minim, yakni USD 176.971, namun sektor ini mencatatkan laju pertumbuhan paling cepat hingga 153,91% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Lonjakan di dua sektor baru ini menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan mulai serius mendiversifikasi aliran pendapatannya agar tidak selamanya bergantung pada bahan bakar fosil.

Batu Bara: Mesin Pencetak Uang Tunai yang Masih Dominan