Lunasi Utang, Emiten Kaesang (PMMP) Jual Aset Anak Usaha Rp135M
:
0
PMMP, Emiten produsen makanan olahan Udang. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT Panca Mitra Multiperdana Tbk. (PMMP), emiten yang dikaitkan dengan kepemilikan putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, melepas aset milik anak usaha senilai Rp135 miliar sebagai bagian dari strategi efisiensi dan restrukturisasi keuangan.
Berdasarkan catatan dokumen prospektus Corporate Secretary PMMP, Hirawan Tedjokoesoemo dikutip Minggu (15/3/2026) menjelaskan anak usaha perseroan yakni PT Tri Mitra Makmur (TMM) menjual aset berupa tanah, bangunan, serta mesin produksi yang berlokasi di Situbondo, Jawa Timur. Pembeli aset tersebut adalah PT Nusantara Seafood Adhikarya yang disebut tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan maupun entitas anak.
Nilai transaksi pelepasan aset tersebut mencapai Rp135 miliar atau setara sekitar USD7,94 juta menggunakan kurs Rp16.995 per dolar AS. Nilai tersebut setara dengan sekitar 15,42 persen dari total ekuitas negatif perseroan per 31 Desember 2024 yang tercatat minus USD51,5 juta.
Prospektus ringkas PMMP menjelaskan transaksi ini termasuk kategori transaksi material sesuai ketentuan regulator pasar modal. Meski demikian, aksi korporasi tersebut tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Direksi perseroan menyatakan pelepasan aset tersebut merupakan bagian dari strategi efisiensi operasional di tengah penurunan permintaan pasar. Perseroan juga melakukan rasionalisasi karyawan serta menonaktifkan sejumlah fasilitas produksi yang tidak lagi digunakan.
“Penon-aktifan ini bertujuan untuk mengurangi biaya operasional seperti listrik, pemeliharaan dan lain sebagainya,” tulis manajemen PMMP dalam keterbukaan informasi dikutip Minggu (15/3/2026).
Selain itu, pelepasan aset juga berkaitan dengan proses restrukturisasi utang perseroan. Salah satu bank kreditur meminta penjualan sebagian aset yang dijadikan jaminan pinjaman.
Seluruh dana hasil transaksi tersebut akan digunakan untuk melunasi sebagian pokok pinjaman perseroan di PT Bank Central Asia Tbk (BCA).
“Pertimbangan untuk menurunkan biaya bunga dan pelunasan sebagian pokok (utang),” tulis prospektus.
Adapun, aset yang dijual mencakup fasilitas TMM 1, TMM 2, dan TMM 4 yang berlokasi di Desa Landangan, Situbondo. Aset tersebut meliputi lahan seluas 66.835 meter persegi serta 23 bangunan kantor dan pabrik.
Related News
PTBA Tarik Kredit Jumbo, Manfaatkan Fasilitas ini
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen





