Manajemen Prima Multi Usaha (PMUI) Sebut GPRM Diminati Investor Global
:
0
Manajemen PT Graha Prima Mentari Tbk (GPRM) saat RUPS tahun buku 2025. DOK/ISTIMEWA
EmitenNews.com -PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI), emiten yang bergerak di bidang distribusi produk telekomunikasi, menyampaikan bahwa anak usahanya, PT Graha Prima Mentari Tbk (GPRM), saat ini mulai menarik perhatian investor global.
Direktur Utama PMUI dan GPRM, Agus Susanto, mengonfirmasi bahwa terdapat beberapa pendekatan dari investor. Menurutnya, manajemen masih berada dalam tahap pendalaman dan evaluasi internal untuk menilai potensi kerja sama yang dapat memberikan nilai tambah jangka panjang bagi perusahaan.
“Memang terdapat beberapa pendekatan dari investor asing. Saat ini kami masih mendalami setiap penawaran yang masuk dengan mempertimbangkan kepentingan dan strategi jangka panjang perusahaan,” ujar Agus.
Minat pasar terhadap GPRM juga tercermin dari pergerakan saham perseroan di pasar modal. Sejak awal tahun 2026, harga saham GPRM tercatat meningkat signifikan dari level sekitar Rp84 per saham menjadi Rp134 per saham, atau naik lebih dari 60%, mencerminkan respons positif investor terhadap prospek dan arah pengembangan bisnis perseroan.
Dari sisi operasional, GPRM berfokus pada distribusi berbagai produk fast moving consumer goods (FMCG) ternama. Portofolio distribusi perseroan meliputi minuman berkarbonasi dari grup Coca-Cola, produk perawatan wanita merek Softex, serta popok bayi dan dewasa merek Makuku. Keberadaan GPRM sebagai bagian dari grup PMUI memberikan eksposur ke sektor barang konsumsi primer yang memiliki karakter permintaan stabil dan berulang.
Hingga kuartal III 2025, GPRM mencatatkan penurunan penjualan sebesar 11% secara tahunan (year on year/yoy), dengan laba kotor turun 8%. Namun demikian, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 8%, yang mencerminkan peningkatan efisiensi operasional. Total aset tercatat turun 14%, sejalan dengan langkah penyesuaian struktur neraca yang dilakukan secara terukur sepanjang tahun.
Sementara itu, sebagai induk usaha, PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) membukukan laba bersih sebesar Rp33,73 miliar pada kuartal III 2025, tumbuh 25,98% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian tersebut memperkuat fundamental grup secara keseluruhan dan mendukung pengembangan strategi bisnis ke depan.
Manajemen PMUI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fundamental usaha, meningkatkan efisiensi, serta menjaga tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap langkah strategis yang dijalankan.
Related News
Laba GGRM Meledak 2.440 Persen Jadi Rp2,98 Triliun di Semester I 2026
Laba RAJA Melonjak 88 Persen Semester I, Ini Tiga Mesin Pendorongnya
Laba Bersih ULTJ Melonjak 72,5 Persen YoY Tembus Rp1,04T di Q2-2026
ADMG Berbalik Cetak Laba USD5,66 Juta pada Semester I 2026
Penjualan HM Sampoerna Semester I Rp56,5T, Gandakan Perolehan Laba
Pengelola Mayapada Hospital (SRAJ) Makin Tekor meski Pendapatan Naik





