Mantap! Menko Luhut Targetkan Rp400 Triliun Barang Pemerintah dari UMKM
EmitenNews.com - Kabar baik bagi para pelaku bisnis UMKM. Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menargetkan belanja pengadaan barang pemerintah yang rata-rata mencapai Rp400 triliun per tahun untuk membeli produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Nantinya akan ada program pemerintah yang diluncurkan agar belanja pemerintah wajib membeli melalui e-katalog UMKM.
Dalam keterangannya yang dikutip Jumat (25/2/2022), Menko Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, rata-rata per tahun pemerintah memiliki anggaran pengadaan barang hingga Rp1.170 triliun yang dapat meningkat setiap tahun. Jika Rp400 triliun dari total belanja itu digunakan untuk membeli produk UMKM, pertumbuhan ekonomi nasional dapat bertambah 1,71 persen per tahun.
"Jadi kita hitung, kalau ada Rp400 triliun saja dibelanjakan untuk UMKM, itu akan berdampak 1,71 persen terhadap pertumbuhan ekonomi," kata Menko Luhut Binsar Pandjaitan.
Menko Luhut mewajibkan Pemerintah belanja produk dalam negeri Mulai Maret 2022. Untuk itu, mantan Kepala Staf Presiden itu mengaku telah bekerja sama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk mendorong pembelian barang pemerintah melalui e-katalog UMKM yang mengkurasi produk-produk berkualitas baik.
"Ini akan menciptakan puluhan ribu UMKM dan ratusan ribu lapangan kerja karena Rp400 triliun bukan angka yang sedikit tapi setara USD35 miliar," ucapnya.
Program untuk mendorong penggunaan produk UMKM dalam pengadaan barang pemerintah segera diluncurkan. Setelah dilaksanakan akan terus dievaluasi. Program ini dapat mengoptimalkan kinerja UMKM yang sebetulnya mampu menambah pertumbuhan ekonomi hingga 3,7 persen year on year setiap tahun. ***
Related News
Purbaya: Lewat Batas, Anggaran Tak Terpakai, Kita Tarik atau Hangus!
Jelang Tutup Tahun, DJP Rilis Sudah 11 Juta WP Aktivasi Coretax
Harga Emas Antam Hari ini Tetap di Rp2.501.000 per Gram
Ekonom: Perlu Evaluasi Ulang Kebijakan Sebelum Implementasi B50
Menteri Rosan Ungkap, Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp1.905 Triliun
BI Rate 2025 vs 2024, Bagaimana Arah Kebijakan Bank Indonesia di 2026?





