Mantul! IHSG Pagi Melejit Kencang Hingga 3% ke 5.000
:
0
Main Hall Arena Bursa Efek Indonesia. Foto: EmitenNews/Rizki.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat kencang pada awal perdagangan Kamis (5/11/2026). Hingga pukul 09.04 WIB, IHSG tercatat di level 5.069.910, naik hingga sekitar 3%.
Penguatan ini membuat IHSG kembali menembus level psikologis 5.000, setelah dibuka di level 4.998,341. Sepanjang pagi ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.069,910 dan terendah di 4.995,455.
Aktivitas perdagangan terpantau volume transaksi mencapai 3,478 miliar saham, dengan nilai transaksi (turnover) Rp1,306 triliun dan frekuensi 142.933 kali. Kapitalisasi pasar tercatat Rp8.874,060 triliun.
Sebanyak 478 saham menguat, 84 saham melemah, dan 90 saham stagnan, menandakan dominasi sentimen positif di awal sesi.
Penguatan pagi ini sejalan dengan prediksi Morning Ring Sinarmas Sekuritas pada 5 November 2026 yang memproyeksikan IHSG mencoba resistance 4.980, walau dengan rating Neutral to Bearish. Pada perdagangan Rabu (4/11), IHSG bertahan di atas support 4.895 dan ditutup di level 4.919.
Untuk perdagangan Kamis ini, resistance berikutnya berada di 5.064 dan 5.185. Sebaliknya, area support terdekat berada di rentang 4.820 - 4.754 - 4.540.
Dari bursa global, Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu. Dow Jones memimpin kenaikan sebesar 3,03%, diiringi S&P 500 dan Nasdaq yang masing-masing naik 1,58% dan 1,44%. Pelaku pasar mencerna kemenangan Partai Demokrat pada pemilu tengah AS dan menyambut baik hilangnya ketidakpastian yang selama ini menyelimuti pasar.
Dari makro, pelaku pasar menantikan rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2026. Sementara dari global, defisit neraca dagang AS sedikit menyempit menjadi USD105 miliar pada September 2026 dari USD105,7 miliar pada Agustus, di mana ekspor naik 1,9% dan impor naik 1,2%.
Dari komoditas, harga minyak mentah WTI turun 8% ke level USD88 per barel pada Rabu, melanjutkan pelemahan tiga hari berturut-turut dan mencapai level terendah dalam satu bulan. Pelemahan ini didorong sentimen pelaku pasar yang mengantisipasi berakhirnya konflik AS-Iran.
Rekomendasi Harian:
Related News
Aksi Jual Reda, IHSG Lanjut Menguat
Sentimen Trump Reda, IHSG Masih Dibayangi MSCI
Investor Cermati Data Ekonomi, IHSG Uji Level Berikut
Hapus Sanksi Pajak 100%, Manfaatkan Sebelum 31 Des 2026
IHSG Diramal Bergerak Sideways Hari Ini
MSCI Akan Umumkan Ini pada Index Review Pekan Depan, Apa Saja?





