Pasalnya, bank sentral Amerika Serikat, The Fed, diperkirakan akan mulai menurunkan bunga acuannya, Fed Fund Rate, mulai semester kedua 2024.
Jika sesuai dengan perkiraan, Bank BTN akan memiliki dorongan besar untuk meningkatkan bisnisnya di paruh kedua tahun ini seiring dengan mulainya era suku bunga rendah. BTN menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 11% pada tahun ini, dengan salah satu pendorongnya tren suku bunga yang diperkirakan menurun.
Related News
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!





