Maybank Asset Management Luncurkan Reksa Dana Pasar Uang
:
0
Maybank
EmitenNews.com - Maybank Asset Management mengumumkan peluncuran produk terbaru mereka, Reksa Dana Syariah Maybank Syariah Cash Fund (Maybank Syariah Cash Fund) yaitu produk reksa dana syariah pasar uang yang memperkenalkan fitur pencairan di hari yang sama (T+0)*.
Reksa dana pasar uang syariah dengan fitur pencairan di hari yang sama saat ini sangat terbatas di industri reksa dana, terlebih lagi Maybank Asset Management memberikan target imbal hasil yang menarik.
"Di tahun 2024 Maybank Syariah Cash Fund menargetkan imbal hasil 3.5% sampai dengan 4% net p.a” kata Raja Edham Zulkarnaen, Direktur Maybank Asset Management dalam keterangan resmi, Rabu (21/2).
Di peluncuran produk ini, Maybank Asset Management juga berkolaborasi dengan PT Maybank Sekuritas Indonesia (Maybank Sekuritas) melalui fitur Auto Sweep.
Fitur baru ini dapat memaksimalkan dana yang ada di Rekening Dana Nasabah (RDN) Maybank Sekuritas untuk diinvestasikan secara otomatis ke dalam Maybank Syariah Cash Fund, sehingga berpotensi mendapatkan imbal hasil yang lebih optimal.
"Fitur Auto Sweep ke Maybank Syariah Cash Fund ini memberikan solusi bagi investor yang membutuhkan jenis investasi pasar modal yang lebih fleksibel dan mudah selagi menunggu momentum terbaik di tengah fluktuasi pasar saat ini,” jelas Wilianto Ie, Presiden Direktur Maybank Sekuritas.
Ia melanjutkan bahwa futur ini merupakan salah satu langkah inovatif Maybank dalam menjalankan komitmen dari misi ‘Humanising Financial Services’ untuk menjawab kebutuhan investor yang terus berkembang.
Maybank Asset Management berkomitmen untuk terus menghadirkan produk-produk inovatif yang dapat mengoptimalkan investasi para investor, tetapi juga membantu memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia.
Produk Maybank Syariah Cash Fund saat ini dapat dibeli melalui Maybank Sekuritas mulai tanggal 19 Februari 2024.
Related News
Emas Dunia Menguat Sepekan, Antam Ikut Naik Rp8.000
Permintaan Aset Aman Naik, Harga Emas Melonjak
Khawatir Demokrat Perketat Aturan AI, Kontrak Berjangka AS Merosot
Harga Minyak Dunia Diproyeksi Anjlok 12 Persen Sepekan
Sektor Manufaktur Triwulan III 2026 Ekspansi, IKBM Tembus 52,75
Pasar Saham AS Alami Hari Terburuk dalam 19 Bulan Terakhir





