Melejit 233 Persen, Laba Bersih ABM Investama (ABMM) Kuartal I-2023 Sentuh USD106,03 Juta
:
0
EmitenNews.com - ABM Investama (ABMM) per 31 Maret 2023 meraup laba bersih USD106,03 juta. Melambung 233 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai USD31,78 juta. Laba per saham dasar menjadi USD0,03851 dari posisi sama tahun sebelumnya USD0,01155 per lembar.
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan USD387,86 juta, surplus 35 persen dari posisi sama tahun lalu USD286,70 juta. Beban pokok pendapatan USD257,91 juta, bengkak dari edisi sama tahun sebelumnya USD185,62 juta. Laba kotor USD129,94 juta, melejit dari episode sama tahun sebelumnya senilai USD101,07 juta.
Beban penjualan, umum, dan administrasi Rp26,98 juta, naik dari USD19,75 juta. Pendapatan lainnya USD4,11 juta, menanjak dari USD768,81 ribu. Dana kompensasi domestic market obligation USD7,84 juta melambung dari periode sama tahun lalu nihil. Beban lainnya USD2,70 juta, bengkak dari periode sama tahun sebelumnya USD845,13 ribu.
Laba usaha USD96,53 juta, melejit dari USD81,24 juta. Bagian atas laba entitas asosiasi USD48,58 juta dari sebelumnya nihil. Pendapatan dividen USD14,87 juta dari sebelumnya nihil. Pendapatan keuangan USD1,03 juta, meroket dari USD722,29 ribu. Biaya keuangan USD23,52 juta, bengkak dari USD9,79 juta. Laba sebelum pajak final dan pajak penghasilan USD137,50 juta, naik dari USD72,17 juta.
Laba periode berjalan USD119,96 juta, melejit 127 persen dari edisi sama tahun sebelumnya USD52,70 juta. Ekuitas bersih USD736,94 juta, naik dari akhir tahun lalu USD617,52 juta. Jumlah liabilitas USD1,41 miliar, bengkak dari akhir 2022 senilai USD1,36 miliar. Total aset USD2,14 miliar, menanjak dari periode akhir 2022 senilai USD1,98 miliar. (*)
Related News
Hibah Lahan Meikarta ke Negara Bukan Rp6 Triliun, Segini Angkanya
WTON Catat Lonjakan Skor ESG 71, Tarik Atensi S&P Global
Pendapatan 2025 Melonjak 317 Persen, KOTA Bidik Kinerja Kian Progresif
INDF Bagi Dividen Rp290 per Saham, Fokus Jaga Pangsa Pasar dan Profit
PPRE Lepas 100 Persen Saham Lancarjaya Rp1,6T dan Tunjuk Dirkeu Baru
Emiten Tommy Soeharto (GTSI) Beberkan Ekspansi Aset Kapal Danaputri 1





