Melesat 207 Persen, Ini Jurus Mark Dynamics (MARK) Capai Laba Rp276 Miliar di Kuartal III
:
0
EmitenNews.com – PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), emiten yang bergerak dalam pembuatan produk porselen cetakan sarung tangan yang akan digunakan untuk medis, rumah tangga dan industri manufaktur. Perseroan berdomisili di Kawasan Industri Medan Star, Deli Serdang Sumatera Utara pada kuartal III- 2021 berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 832,14 miliar yang meningkat sebesar 142 % jika dibandingkan dengan kuartal III tahun 2020 sebesar Rp 344,47 miliar.
Peningkatan penjualan bikin dan laba bersih sebesar Rp 276,24 miliar atau melesat 207 % dibanding kuartal III tahun 2020 yang sebesar Rp 89,97 miliar. Laba kotor Perseroan pada kuartal III tahun 2021 juga meningkat tajam sebesar 202 % menjadi Rp 431,05 miliar jika dibandingkan dengan kuartal III tahun 2020 sebesar Rp 142,63 miliar. Pencapaian yang diraih oleh MARK merupakan keberhasilan Perseroan menjaga tingkat efisiensi serta mempertahankan kualitas produk sesuai dengan permintaan pelanggan.
Hal ini terlihat dari keberhasilan Perseroan meningkatkan margin laba kotor dari 41,4 % di kuartal III tahun 2020 menjadi 51,8 % di kuartal III tahun 2021 ini dengan nilai sebesar Rp 431,05 miliar.
Presiden Direktur MARK, Ridwan Goh menyampaikan bahwa kinerja yang positif membuat Perseroan mampu menaikkan laba di kuartal III tahun 2021. “Kenaikan laba ini didukung dengan strategi meningkatkan kapasitas produksi dengan tetap mejaga efisiensi Perseroan walaupun di tengah pandemi Covid-19,” sebut Ridwan dalam keterangan resminya Jumat (29/10).
Sentimen positif yang mendorong pertumbuhan bisnis perseroan sampai kuartal III ini adalah meningkatnya kesadaran akan kesehatan terutama dengan adanya pendemi Covid-19 di seluruh dunia yang berpengaruh pada peningkatan konsumsi sarung tangan kesehatan secara global. Produsen sarung tangan saat ini sedang meningkatan kapasitas produksi nya dengan cukup signifikan dari tahun sebelumnya. Peningkatan ini akan berpengaruh pada peningkatan pertumbuhan bisnis perseroan.
Related News
Kantongi Kredit Rp1,2 Triliun dari BRI, KIJA Kebut Ekspansi di Kendal
STAA Jadwal Dividen 51 Persen Laba, Besarannya Rp75 per Lembar
Grup Harita (NCKL) Siapkan Buyback Rp1 Triliun
INDY Salurkan Dividen USD3,01 Juta, Cair 19 Juni 2026
Bos CYBR Konsisten Borong Saham, Tambah 3,4 Juta Lembar dalam Sepekan
BFIN Jadwal Dividen Rp1,03 Triliun, Yield Tembus 9,79 Persen





