Rights Issue 512 Juta Saham Disetujui, RMKO Rombak Direksi & Komisaris
Potret manajemen RMKO kala agenda RUPS. Foto: RMKO.
EmitenNews.com - PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO) menyelaraskan arah ekspansi di awal kuartal II 2026 dengan mengunci aksi korporasi penambahan modal (rights issue) sekaligus merombak jajaran manajemen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 512 juta saham baru bernominal Rp100 per saham. Jumlah ini setara maksimal 29,06 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah aksi korporasi, dengan seluruh dana akan digunakan untuk modal kerja.
Direktur Utama William Saputra menyampaikan bahwa aksi korporasi ini akan membuka peluang penggarapan klien baru dalam ekosistem grup, sekaligus memperkuat struktur permodalan agar berdampak positif terhadap kinerja keuangan perseroan.
"Aksi korporasi ini mendukung RMKO untuk menggarap klien-klien baru grup, khususnya pada area bisnis di hulu, yaitu pertambang, hauling road, dan stasiun muat, serta memperkuat struktur permodalan sehingga memberi dampak positif terhadap kondisi keuangan,” ujar William.
Sejalan dengan aksi korporasi tersebut, RUPSLB juga menyetujui perubahan terbaru pada struktur pengurus. William Saputra resmi menjabat sebagai Direktur Utama, didampingi dua direktur baru yakni Elbert sebagai Direktur Keuangan dan Daniel Yosa sebagai Direktur Operasional.
Sebelum menjabat sebagai Direktur di RMKO, Daniel menjabat sebagai Operation General Manager di perusahaan yang sama. Beliau juga memiliki pengalaman di beberapa perusahaan ternama seperti PT Sapta Indra Sejati (Adaro Grup) dan PT Darma Henwa Tbk. (DEWA). Sementara, Elbert memiliki pengalaman di beberapa perusahaan ternama seperti KAP Imelda & Rekan (Member of Deloitte Touche Tohmatsu) dan PT Datang DSSP Power Indonesia (joint venture China Datang Corporation dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA)).
Sementara itu, posisi Komisaris Utama diisi oleh Vincent Saputra, dengan Rokhmad Sunanto tetap menjabat sebagai Komisaris Independen.
Komisaris Independen RMKO, Rokhmad Sunanto turut menilai rights issue ini akan memperkuat fondasi keuangan dan mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Related News
Pengendali SMRA Serok 27,95 Juta Saham Senilai Rp9,54 Miliar
Genjot Eksplorasi, KKGI Kucurkan Hampir USD3 Juta
Empat Investor Keruk 20 Persen Saham TRUK, Harganya Langsung Terbang
Bank Permata (BNLI) Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru
Meta Epsi (MTPS) Jual Aset untuk Bayar Utang Rp30,6M ke CCB Indonesia
Pengendali CBRE Akuisisi TRUK, Total Kepemilikan 35 Persen





